SuaraTasikmalaya.id - Tidak ada yang menyangka, pesta Halloween di Itaewon berujung petaka hingga menewaskan ratusan orang.
Jumlah korban tewas yang terdata akibat petaka di pesta Halloween di Itaewon mencapai 146 orang dengan korban luka lebih dari 150 orang.
Pesta Halloween di Itaewon ini menjadi kabar duka di malam yang harusnya penuh kebahagiaan di Korea Selatan.
Saksi mata Raphael Rashid sebagaimana dilansir BBC.news.com bahwa ia datang ke Itaewon pukul 19.00 waktu setempat.
Kondisi TKP saat ini masih terbilang kondusif walaupun tampak semakin banyak orang berkunjung untuk merayakan pesta ini.
Ia menceritakan juga bahwa kondisi mulai terlihat tanda-tanda overload tiga jam sebelim tragedi terjadi.
Mulai pukul 22.00 waktu setempat, kekacauan mulai tampak dan orang-orang mulai panik.
Tidak sedikit, mereka ada yang ingin berusaha keluar dari kemacetan orang-orang ini.
Namun, sayangnya mereka terjebak, tidak bisa maju maupun mundur.
Sehingga, tidak sedikit dari mereka yang mencoba melawan arah terdorong lagi, bahkan ada yang terjepit di trotoar atau dinding bangunan.
Begitupun ada yang sampai terjatuh hingga akhirnya terinjak-injak pengunjung lain.
Begitupun saat petugas polisi, ambulan dan pemadam kebakaran datang berusaha mengeluarkan para korban.
Hingga saat ini pihak kepolisian setempat belum mengungkapkan secara resmi penyebab tragedi ini bisa terjadi.
Selain itu, pihak kepolisian juga masih menelusuri tentang adanya berbagai dugaan kesengajaan atau hal lain yang bisa saja terjadi.
Kekacauan juga ditunjukkan dari unggahan akun Twitter @daun_kemangi99 begitu padat hingga mustahil seseorang bisa keluar dengan aman.(*)
Sumber: BBC News
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
7 Rekomendasi Restoran Seafood di Pesisir Lampung untuk Sensasi Bukber Berbeda
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS
-
Rp1,5 Miliar Raib, Istri Polisi Jadi Tersangka Penipuan Kredit HP, Ini 6 Faktanya
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP