/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:33 WIB
Tragedi Halloween di Itaewon, Korea Selatan (Anthony Wallace/AFP)

SUARA SEMARANG - Tragedi pesta Halloween Itaewon, Korsel menewaskan setidaknya 149 orang pada Sabtu (29/10/2022) malam waktu setempat.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kota Seoul, Korea Selatan, memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi korban dalam tragedi pesta Halloween Itaewon tersebut.

Menurut Duta Besar Republik Indonesia untuk Korsel, Gandi Silistiyanto dalam keterangannya mengatakan, ada dua Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi korban tragedi pesta Halloween Itaewon.

"Ada informasi dua orang WNA yang menjadi korban meninggal. Namun telah dipastikan bahwa kedua orang tersebut bukan WNI," terangnya, Minggu (30/10/2022).

Sebelumnya dilaporkan, terdapat 149 orang tewas dan 76 lainnya luka-luka dalam tragedi pesta Halloween di kawasan Itaewon, Korsel, pada Sabtu (29/10/2022) malam waktu setempat.

Banyaknya orang yang berkerumun menjadi satu disinyalir menjadi penyebab tewasnya ratusan orang karena berhimpitan dan terjatuh di tengah keramaian di jalan sempit, selama perayaan Halloween di dekat Hotel Hamilton di daerah Itaewon.

Belum diketahui secara pasti apa yang membuat orang tertarik untuk menuju gang sepit tersebut.

Namun ada rumor yang menyatakan bahwa di lokasi gang sempit tersebut sedang ada seorang selebritis di sana.

Tak lama setelah tragedi, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol memimpin dua pertemuan darurat berturut-turut dan memerintahkan para pejabat untuk segera memberikan pertolongan pertama dan merawat yang terluka.

Baca Juga: 5 Ciri Wanita yang Harus Dipertahankan

Tak hanya itu, Yoon Suk Yeol juga memerintahkan petugas untuk mengerahkan tenaga medis darurat ke Itaewon dan mengamankan tempat tidur darurat.

Dia menginstruksikan para pejabat untuk menyelidiki secara menyeluruh penyebab tragedi pesta Halloween Itaewon yang memilukan.

Load More