SUARA SEMARANG - Produk perusahaan startup Green Rebel tampil di serial reality show "Bling Empire" musim ketiga yang tayang di platform streaming Netflix.
"Bling Empire" menyajikan kehidupan orang kaya Asia di Amerika Serikat, yang dijuluki sebagai "Crazy Rich Asians sesungguhnya". Sedangkan, Green Rebel sendiri menggeluti bidang produksi daging sapi, keju, dan daging ayam nabati yang berasal dari tumbuhan sepenuhnya, 100%.
Dalam serial "Bling Empire", produk Green Rebel dikreasikan menjadi sajian kelas dunia oleh chef selebriti Martin Yan. Ia dikenal melalui program televisi Martin Yan's Asia Favorites di Asian Food Channel.
Pada salah satu episode, Chef Martin Yan bersama salah satu pemeran utama "Bling Empire", Kane Lim yang dikenal sebagai miliarder muda Asia, tengah memasak menu spesial dengan menggunakan produk Beefless Steak.
Produk tersebut sebelumnya sudah tersedia di pasar internasional. Beefless Steak masuk dalam menu khusus di restoran mitra ternama di Singapura, di antaranya yakni Empress, Prive, Love Handle, Queen of Wok, dan Dragon Chamber.
Dengan Beefless Steak, konsumen dapat menikmati cita rasa unik baik makanan klasik Tiongkok hingga makanan khas Indonesia seperti sate ayam dan rendang dengan bahan dasar seratus persen berasal dari tumbuhan.
Melansir dari ANTARA, Selasa, dalam keterangan resminya, founder Green Rebel Helga Angelina mengatakan, "Kami sangat bangga produk buatan Indonesia, Green Rebel, ada di serial Bling Empire yang kini banyak ditonton oleh penonton dari seluruh dunia. Pencapaian membanggakan ini sesuai dengan misi Green Rebel yaitu mendemokratisasi pola makan nabati di Asia dengan menyediakan produk inovatif yang sehat, lezat, serta membawa cita rasa Indonesia ke dunia kuliner global."
Masuknya produk tersebut ke pasar internasional merupakan salah satu langkah strategis Green Rebel setelah menerima pendanaan pada 2022, menurut Helga.
Perusahaan yang Helga rintis bersama pasangannya yakni Max Mandias, sebelumnya juga mendapat investasi dari Kane Lim. Miliarder muda Asia itu juga dikenal sebagai angel investor.
Baca Juga: BMKG: Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Alami Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang
Dengan kemunculan produk Green Rebel pada serial "Bling Celebrity", diharapkan dapat semakin mempopulerkan makanan nabati dan membuat produk itu semakin mudah didapatkan di pasar internasional.
Helga menambahkan, "Seperti ungkapan terkenal celebrity chef Martin Yan, if Yan can cook, so can you!"
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Barcode MyPertamina Hilang Apa yang Harus Dilakukan? Ikuti 3 Langkah Ini Dijamin Aman
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Wajah Kusam Polusi? Ini 5 Sheet Mask Charcoal untuk Detoks Kulit!
-
Dibintangi Andrew Garfield, Film The Uprising Siap Tayang September 2026
-
65 Tahun Dorong Gerobak Cilok, Mislicha Akhirnya Naik Haji: Tabungan Rp10 Ribu Bawa Saya ke Kakbah
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Perbandingan Wuling Eksion dan Chery Tiggo 8 CSH di Segmen Mobil Elektrifikasi
-
Disebut Khalid Basalamah, KPK Periksa Ibnu Mas'ud Bos Biro Haji asal Pekanbaru
-
Jaring Pengamanku Berhenti, tapi Beban Hidup Terus Menanti: Refleksi Seorang Penerima Beasiswa