SUARA SEMARANG - Santriwati atau pondok pesantren putri menjadi perhatian khusus para Bu Nyai dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ke 3 Bu Nyai Nusantara yang digelar 7-8 November 2022 di Kota Semarang.
Terutama saat menjamurnya kekerasan seksual yang terjadi pada santriwati atau pondok pesantren putri menjadi keprihatinan yang akan ditindaklanjuti para Bu Nyai.
Dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke 3 Bu Nyai Nusantara, para Bu Nyai kompak bahwa pentingnya advokasi dan pelindungan bagi santriwati atau pondok pesantren putri dari kekerasan seksual.
"Bu Nyai sebagai ulama perempuan dan pengasuh pondok pesantren putri punya peran yang penting dalam melindungi para santriwati," kata Hj Ning Nawal Nur Arafah Taj Yasin, Ketua Streering Committee Silatnas ke 3 Bu Nyai Nusantara, Senin (7/11/2022).
Ning Nawal menyampaikan, upaya melindungi dari kekerasan bagi santriwati mulai terlaksana dengan adanya program-program di pondok pesantren putri.
Bu Nyai para pengasuh pondok pesantren putri, lanjutnya, sudah membentuk program pesantren ramah anak.
"Ada program pesantren ramah anak, Alhamdulillah seperti pesantren putri di Rembang, bisa membangun disiplin dan pola pencegahan (kekerasan) sudah ada," katanya.
Selain itu, banyak juga pesantren yang sudah merespon tentang kekerasan seksual dengan membentuk posko krisis senter yang terintegrasi baik dari sisi korban dan pelaku.
"Sudah dimulai Bu Nyai ada advokasi dengan membentuk posko krisis senter, yang tak hanya diakses oleh para santri juga masyarakat umum," katanya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Selasa, 8 November 2022
Hj Hindun Anisah anggota Steering Committee menambahkan, sudah ada pesantren di Jatim dan DIY yang menerapkan program pesantren ramah anak dan posko krisis senter.
"Di Jatim ada membuat 40 posko pesantren ramah anak, di DIY membuat posko bisa untuk mensupervisi baik dari pelaku dan pendampingan korban," katanya.
Tak hanya itu, kerjasama advokasi pendampingan santriwati korban kekerasan seksual juga menggandeng Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang ada di kabupaten dan provinsi setempat.
"Tentu melibatkan pihak terkait dari mediasi hingga penanganan internal. Kami juga ada pelatihan para legal membantu cara bantuan hukum terutama di Muslimat," katanya.
Dalam Silatnas ke 3 para Bu Nyai se Nusantara selanjutnya akan merumuskan beberapa rekomendasi yang menjadi perhatian khusus baik permasalahan pesantren putri maupun tantangan global.
"Rekomendasi akan diserahkan ke PBNU, pemerintah dan instansi, termasuk RMI dan pesantren," kata Ning Nawal.
Tag
Berita Terkait
-
Siap Gugat Ganti Rugi, Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan: Nyawa Tak Bisa Ditukar Uang, tapi Kita Tetap Perjuangkan
-
Gelar Silatnas III Para Bu Nyai Bahas Aneka Masalah di Pondok Putri
-
Begini Kronologi Dua Anak di Bogor Alami Kekerasan Seksual selama Tiga Hari Berturut-turut
-
Anak 8 Tahun Diperkosa Ayah Teman Sepermainannya, Terjadi di Purbalingga
-
KemenkopUKM Bersama LPSK Pastikan Pemenuhan Hak-hak Korban Kekerasan Seksual
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka
-
Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Tanpa Babibu, Tiba-Tiba Banget Hellcrust Balik Lagi Lepas Singel Baru