SUARA SEMARANG - Terungkap bahwa asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo memiliki grup WhatsApp bernama ABS (Anak Buah Sambo).
Adanya grup WhatsApp di internal ART tersebut diugkapkan oleh Diryanto alias Kodir, Damianus Laba Kobam, dan Susi dalam persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ketika ditanya hakim, Kodir dan Damson sama-sama membenarkan soal adanya grup WhatsApp Anak Buah Sambo tersebut
"Kalau tidak salah (nama grupnya) ABS," ujar Kodir di PN Jaksel, Selasa (8/11/2022) dikutip dari PMJ News.
"Anak Buah Sambo," tambah Damson.
Saat ditanya lebih jauh mengenai siapa pembuat grup WhatsApp tersebut, Kodir mengatakan bahwa dirinya lupa.
"Saya lupa pak tidak memperhatikan," ucap Kodir.
Saksi Susi juga membenarkan adanya grup tersebut, namun ia mengaku tidak bergabung dan masuk dalam grup.
Sementara Damson menyebutkan bahwa grup ABS saat ini sudah tidak aktif.
Baca Juga: Gerbong Pecinta Sandi Uno Bantu Ojol, Lewat Subsidi BBM Gerakan Ekonomi
Pada sidang sebelumnya, saksi sopir mobil ambulans juga didatangkan ke PN Jaksel untuk memberikan kesaksian.
Sopir ambulans tersebut mengaku yang dipanggil untuk membawa jenazah Brigadir J dari rumah dinas Ferdy Sambo ke RS Polri.
Namun yang membuat sopir ambulans tersebut heran adalah dia diminta membawa jenazah tersebut ke IGD.
Padahal biasanya jika ada jenazah, dirinya langsung membawanya ke kamar jenazah atau ruang forensik.
Setelah mengantar jenazah, sopir ambulans tersebut juga diminta untuk menunggu hingga subuh oleh seseorang yang bersama dirinya mengantarkan jenazah Brigadir J.
Karena lapar, dia dibelikan sate dan minuman sembari menunggu hingga diperbolehkan pulang.
Berita Terkait
-
Muncul Video Pengakuan Setoran Miliran Rupiah Batu Bara Ilegal ke Petinggi Polri, Nama Ferdy Sambo Disebut-Sebut
-
Ini Pesan Tersirat Ferdy Sambo - Putri Candrawathi di Balik Aksi Umbar Kemesraan Saat Persidangan
-
Ngeri! Brigadir J Pernah Cerita Ferdy Sambo dan Istri Diduga Terlibat Baku Tembak di Rumah Tahun 2021
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati