SUARA SEMARANG - Kawasan perumahan Wahyu Utomo Ngaliyan Semarang diterjang banjir air dan lumpur pada Minggu (6/11/2022) akibat limpasan air Kali Beringin.
Sejumlah evaluasi dilakukan mengapa kejadian kedua kakinya sejak 2016 lalu kembali terulang para kawasan Wahyu Utomo.
Korban tercatat ada 70 keluarga lebih terdampak kejadian tersebut, delapan mobil dan belasan sepeda motor juga terseret arus banjir.
Sedangkan ada tiga rumah di RT 7 RW 6 Perumahan Wahyu Utomo rusak berat diterjang air bah.
Banjir Yang Menyapu Wahyu Utomo Ngaliyan juga viral di media sosial. Bahkan tampak mobil milik warga dari jenis HRV, CRV, Jazz hingga Pajero terseret ratusan meter jauh keluar pemukiman.
Evaluasi dugaan penyebab terjadinya banjir menerjang Wahyu Utomo kemudian dibeberkan beberapa pihak termasuk DPRD Kota Semarang.
Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman menerima laporan masyarakat jika penyebab banjir yang menerjang kawanan Perumahan Wahyu Utomo karena proyek Kawasan Industri Candi dan sekitarnya.
Kawasan Industri Candi berlokasi di seberang Perumahan Wahyu Utomo yang hanya dipisahkan oleh jalan dan kompleks niaga ruko.
Kadar Lusman akan mendalami laporan warga sebab bisa kemungkinan telah terjadi pengalihfungsian lahan terbuka hijau.
Baca Juga: Ada Grup WA PRT "Anak Buah Sambo", Susi Ngga Diajak
Jika benar laporan tersebut, ia ingin ada langkah tegas Pemkot Semarang menindak para kontraktor yang menyalahi aturan.
"Wajib tegas jangan sampai masyarakat menjadi korban kembali," katanya, Rabu (9/11/2022).
Pilus, sapaan akrabnya juga meminta adanya pendataan sejumlah bangunan di sekitar DAS Beringin apakah ada yang menyalahi aturan.
"Pendataan juga harus dilakukan, baik bangunan hingga pemanfaatan lahan di DAS Beringin, jika ada yang tidak mematuhi aturan kami sarankan langsung berikan peringatan keras," katanya.
Ia menyebutkan, bahwa ada aturan 40 persen lahan terbuka hijau dalam pembangunan kawasan hingga sistem drainase di wilayah tersebut dikatakanya juga harus dievaluasi ulang.
Sementara itu, terkait normalisasi DAS Beringin memang menjadi bagian prioritas untuk dilakukan mendesak. Meski demikian, hal itu bukan kunci pencegah bencana banjir jika pengawasan ketat tidak dilakukan.
Tag
Berita Terkait
-
Terjun Langsung, Dedi Mulyadi Gotong Royong Bersihkan Sampah Untuk Antisipasi Banjir di Purwakarta
-
Isu Perang Bintang, Dua Mantan Kapolri Tito Karnavian dan Idham Aziz Jadi Sumber Masalah Bobroknya Sistem Internal Polri
-
Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan, Pemkot Jaktim Tambah Dua Unit Pompa Bergerak
-
Rumah Warga di Cidamar Ambruk Diterjang Banjir Bandang
-
Incar Menit Bermain, Pratama Arhan Rela Dipinjamkan Tokyo Verdy, ke Klub Mana?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?