/
Kamis, 10 November 2022 | 18:49 WIB
Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Jengah dengan kondisi banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah pada Minggu (6/11/2022), Plt Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita minta selidiki wilayah bagian Semarang atas.

Pemkot Semarang menaruh perhatian pada kawasan Semarang bagian atas, terutama di sekitaran wilayah yang terkena banjir dan limpasan air bah.

Wilayah Semarang yang terkana bencana limpasan air banjir diantaranya ada di Perumahan Wahyu Utomo, Wonosari dan Tugu. Sejumlah rumah terendam banjir dan lumpur serta kendaraan terseret hingga 2 km.

Sedangkan wilayah dengan longsor dan ambles ada di Kampung Jawi Sukorejo, Perumahan Greenwood, dan Kalisegoro berupa tebing longsor.

Mbak Ita langsung merumuskan langkah-langkah guna menanggulangi dan mengevaluasi sebab terjadinya banjir di Wahyu Utomo dan lokasi lainnya.

"Kita mencari penyebabnya kenapa terjadi. Ini seperti barengan. Kami menentukan langkah-langkah dengan koordinasi para ahli geologi Dinas ESDM kenapa ini terjadi," katanya, Kamis (10/11/2022).

Mbak Ita menyebut, terkhusus pada kejadian limpasan banjir di Wahyu Utomo. Meminta kembali untuk mengevaluasi pemanfaatan lahan wajib sesuai dengan tata ruang dan wilayah.

"Ini kita kecolongan, dulu kita konsen ke timur dengan dibuat banger, pompa, talud dan berhasil. Ternyata terjadi di sini (barat)," katanya.

Karenanya, Mbak Ita meminta wilayah diatas lokasi yang terjadi banjir untuk segera diselidiki.

Baca Juga: Tunggu Perintah Ferdy Sambo, Ariyanto Stand By di Kantor Propam Polri hingga Tengah Malam, Hakim: Ngapain?

"Saya berpikir ini jauh dari sungai besar. Apakah diatasnya ada bangunan ilegal. Ini kami akan selidiki," katanya.

Para ahli geologi Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah akan membantu untuk memetakan dan memahami area mana saja yang rawan serta sesuai peruntukannya.

Sedangkan, Satpol PP akan dikerahkan untuk selidiki dan mengecek apakah ada bangunan atau kegiatan di bagian Semarang atas menyalahi aturan atau ilegal.

"Pekan depan akan ada hasilnya dan akan kita ambil tindakan, apakah ada yang menyalahi kita lihat nanti," katanya.

Sementara itu, bantuan kepada warga yang terdampak sudah tersalurkan diantaranya pemberian tanda kasih sebesar Rp 1,69 miliar kepada warga yang terdampak di Wahyu Utomo, Wonosari dan Tugu.

Load More