SUARA SEMARANG - Pertanyaan kapan pelatih kepala PSIS Semarang diperkenalkan kepada publik masih menjadi misteri bagi para pendukung Mahesa Jenar.
Padahal manajemen PSIS Semarang pernah mengatakan bahwa pelatih kepala akan dikenalkan pada bulan Oktober 2022.
Namun hingga November 2022, posisi pelatih kepala PSIS Semarang masih kosong.
Di awal November 2022, PSIS Semarang malah merombak formasi di jajaran asisten pelatih.
Sebut saja I Komang Putra yang awalnya berposisi sebagai asisten pelatih, kini digeser kembali ke pelatih kiper PSIS Semarang setelah Rory Grand memutuskan pulang ke Inggris.
Dalam menggembleng penjaga gawang Laskar Mahesa Jenar, I Komang Putra ditemani asisten yang merupakan eks kiper PSIS Semarang, yakni Basuki Setyabudi.
"Kami datangkan Basuki untuk mendampingi coach Komang. Untuk posisi kiper, memang harus ada beberapa pelatih supaya lebih detail dan cekatan dalam mengevalusi kekurangan-kekurangan kiper PSIS,” ujar CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pada Selasa (1/11/2022).
Mantan bek PSIS Semarang, Idrus Gunawan juga didatangkan PSIS Semarang untuk mengevaluasi, terutama bagian lini bekalang.
"Walaupun kompetisi masih berhenti, kami terus lakukan evaluasi-evaluasi. Salah satunya mendatangkan asisten pelatih tambahan. Seperti coach Idrus kan dia dulu pemain belakang, jadi biar dia lebih detail apa saja kekurangan di lini belakang untuk memberi report ke pelatih kepala," ujar General Manager PSIS, Wahyoe "Liluk" Winarto.
Baca Juga: Elkan Baggott Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
Diketahui, selama BRI Liga 1 2022/2023 berlangsung, hampir setiap pertandingan PSIS Semarang selalu menderita kebobolan.
PSIS Semarang hanya mencatatkan clean sheet saat melawan Persis Solo pada 3 September 2022 lalu.
Hal itulah yang menjadi PR bagi Idrus Gunawan dan kedua tim pelatih kiper untuk mempekuat pertahana PSIS Semarang.
Satu lagi mantan bek PSIS Semarang, M Ridwan diberi tugas manajemen untuk menjadi kepala analisis tim senior.
Yoyok Sukawi mengatakan tenaga M Ridwan dibutuhkan karena di tim senior memang butuh detailing di semua lini untuk menatap kompetisi Liga 1.
"Coach Ridwan kami beri tugas tambahan untuk menjadi kepala analisis tim senior. Harapannya supaya detail-detail di tim senior seperti taktikal benar-benar matang. Selain itu, coach Ridwan juga dapat diskusi dan saling memberi masukan kepada tim pelatih mengenai perbaikan-perbaikan di tim ini," tutur Yoyok Sukawi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg
-
Nikmati BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun untuk Atur Ulang Cicilan Rumah Agar Cash Flow Lebih Efisien
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
Menyoal Urgensi Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat, Apa Sebenarnya Prioritas Pendidikan Kita?
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih