SUARA SEMARANG - Parking stand atau tempat parkir pesawat delegasi negara KTT G20 memadati Bandara I Gusti Ngurah Rai. Tampak pesawat kepresidenan RI paling mungil diantaranya.
Pesawat Kepresidenan RI milik Jokowi ada di paling ujung atau utama diantara pesawat delegasi negara KTT G20 Bali lainnya.
Pemandangan unik dari parking stand jika pesawat Kepresidenan RI adalah yang paling mungil atau kecil diantara pesawat delegasi negara lainnya.
Pesawat Kepresidenan RI dengan warna khas merah berbalut putih bersebelahan dengan pesawat Air China milik presiden Xi Jinping.
Sementara, tampak juga pesawat delegasi negara KTT G20 lainnya setelah barisan itu, ada Air Force One milik negara Amerika Serikat yang membawa Joe Biden.
Kemudian ada tampak juga seperti pesawat milik Kepresidenan Korea Selatan, yang setipe dengan pesawat Air Force One dan milik Xin Jingping.
Memang pesawat Kepresidenan RI terlihat mungil dan kecil dibandingkan dengan pesawat delegasi negara KTT G20 Bali lainnya.
Pesawat Kepresidenan RI dirancang menggunakan Narrow Body atau pesawat berbadan kecil. Sedangkan milik AS, China dan Korea Selatan menggunakan Wide Body.
Narrow Body adalah jenis pesawat pesawat berbadan sempit yang memiliki satu lorong atau single aisle.
Pesawat Narrow Body punya lebar kabin pesawat biasanya 3 sampai 4 meter, dan kursi penerbangan diatur 2 sampai 6 mengikuti sepanjang lorong tunggal.
Sejarah dan Keunggulan Pesawat Kepedihan RI
Desain Pesawat Kepresidenan RI sudah dimodifikasi dengan konsep private jet. Menggunakan Boeing 737.
Pesawat Kepresidenan RI juga disebut Indonesia One adalah call sign bagi pesawat Boeing 737-800 Kepresidenan Republik Indonesia (RI).
Kode registrasinya A-001. Secara legal pemiliknya ialah Sekretariat Negara RI dan operatornya ialah TNI-Angkatan Udara. Dari sisi protokoler, yang berhak menggunakannya ialah Presiden dan Wakil Presiden RI.
Pesawat Indonesia One itulah yang selama delapan tahun belakangan menemani Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja blusukan ke berbagai pelosok tanah air.
Tag
Berita Terkait
-
Nama Anak Pertama Aditya Zoni Diambil dari 3 Negara
-
Pesona Istri Presiden Korea Selatan di KTT G20, Publik: Leher Kendur Tak Bisa Bohong
-
Dapat Penghargaan di SCTV Awards 2022, Raffi Ahmad Dedikasihkan Pialanya Untuk Fans
-
Fakultas Ilmu Budaya Unhas Hentikan Proses Pengkaderan Pasca Mahasiswi Gantung Diri
-
Dianggap Problematik, Chandrika Chika Mengaku Terpukul Dijauhi Para Artis Hingga Karirnya Redup
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor