/
Selasa, 15 November 2022 | 13:44 WIB
Pesawat Kepresidenan RI. (Dok. Semarang.suara.com)

Jarak Jakarta–Jayapura 3.800 km dapat ditempuhnya selama 5 jam langsung, tanpa transit. Indonesia One mampu terbang tanpa isi ulang bahan bakar sejauh 8.600 km selama 10–12 jam.

Berjalannya waktu, perubahan terjadi pada Indonesia One, tepat menyambut hari ulang tahun ke-76 Republik Indonesia, 17 Agustus 2021, Indonesia One mengubah penampilannya. 

Badan yang sebelumnya berwarna biru langit berpadu putih, dengan list warna merah-putih, berubah menjadi merah putih penuh. Penampilan yang menyolok, penuh percaya diri.

Pengadaan pesawat RI-1 ini dilakukan sejak anggaran 2010/2011. Harganya USD91,2 juta. Ia tergolong Boeing Business Jet 2 (BBJ2). Dengan desain BB Jet itu, konfigurasi kabinnya lebih lapang. 

Interiornya kabin terdiri atas sebuah meeting room VVIP, kamar kenegaraan (state room) VVIP, yaitu ruang tidur untuk 2 orang, 12 kursi eksekutif, dan 54 kursi staf, dan beberapa seat untuk kru kabin.

Dengan interor khusus itu kapasitas penumpang dibatasi hanya 67 orang, tak sampai separuh dari konfigurasi komersialnya. Dengan beban yang berkurang itu, dan Indonesia One mampu terbang 1.500 km lebih jauh ketimbang tipe komersialnya. 

Sebagaimana umumnya Boeing 737-800, Indonesia One dengan sepasang mesin CFM56-7 itu memerlukan landasan pacu setidaknya 2.000 meter untuk take off dan landing.

Indonesia One dioperasikan April 2014. Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono sebagai pemrakarsa pengadaan pesawat justru hanya sempat beberapa bulan menggunakannya. Presiden Jokowi yang menjabat sejak Oktober 2014 punya kesempatan lebih banyak memanfaatkannya.

Baca Juga: Kinclong Banget Pesona Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee di KTT G20 Bali, Usia 50 Tahun Rasa Member Girlband

Load More