SUARA SEMARANG - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menginginkan proses perceraian dengan Dedi Mulyadi berlangsung cepat.
Bahkan pada awal November 2022 lalu Anne Ratna Mustika menyebut bahwa tidak akan ada kata damai dengan Dedi Mulyadi.
"Tadi saya sampaikan kepada hakim, saya sudah yakin dan tidak ada ruang untuk kesepakatan damai," terang perempuan yang akrab disapa Ambu Anne usai menghadiri sidang keempat di Pengadilan Agama Purwakarta, Rabu (8/11/2022) dikutip dari suarajabar.id.
Pada hari ini, Rabu (16/11/2022), proses perceraian Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi kembali berlanjut.
Anne Ratna Mustika datang dengan menggunakan mobil Pajero Sport sekira pukul 09.00 WIB.
Sedangkan Dedi Mulyadi tiba dengan menumpang kendaraan ojek online sesaat setelahnya.
Setibanya di Pengadilan Agama Purwakarta, Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi langsung masuk ke ruang mediasi dengan dipimpin oleh hakim mediator.
Proses mediasi antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi tersebut hanya berlangsung selama 5 menit.
Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi kemudian memasuki ruang sidang utama, di ruang Umar Bin Khattab Pengadilan Agama Purwakarta.
Baca Juga: Inilah 6 Posisi Tahi Lalat yang Dipercaya Dapat Membawa Keberuntungan
Sebelumnya, Anne mengaku sudah berusaha berkomunikasi dengan pihak Dedi Mulyadi dan menunggu selama beberapa bulan namun belum kunjung melihat iktikad baik dari tergugat.
"Ya sudah berarti ini jalan terbaik. berharap proses sidang perceraiannya cepat ke tahap selanjutnya. Saya juga menghormati proses, karena mediasi jadi proses yang wajib dilaksanakan tergugat ataupun penggugat,” kata Anne Ratna Mustika.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Tancap Gas Pakai Ojek Online Hadiri Sidang Gugatan Cerai, Tanya 3 Ciri Ini ke Anne Ratna Mustika
-
Isyarat Anne Ratna Mustika Siap Berpisah dengan Dedi Mulyadi
-
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika Cuma 5 Menit di Ruang Mediasi, Pertanda Apa?
-
Naik Ojol, Dedi Mulyadi Ketemu Bupati Anne Ratna Mustika di Ruang Umar Bin Khattab 5 Menit, Ini Hasilnya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Geser Fokus dari Cibinong, Pemkab Bogor Kini 'Keroyok' Penataan Kawasan Parung