/
Selasa, 22 November 2022 | 19:29 WIB
Ricuh Munas HIPMI XVII di Solo peserta adu jotos. (Dok. Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG -- Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Munas HIPMI ke XVII yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah mulai dari 21-23 November diwarnai kericuhan hingga adu jotos.

Kericuhan antar peserta Munas tersebut terekam kamera dan viral di media sosial maupun pesan berantai berbagai aplikasi pesan singkat.

Salah satunya diunggah di akun twitter @OnlyFrens dan diretweet oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan @susipudjiastuti.

Dalam video yang beredar tersebut, tampak sejumlah orang berbatik HIPMI bernuansa oranye hitam.

Orang-orang yang berada di dekat meja prasmanan tersebut adu mulut, adu jotos, menendang hingga menggunakan peralatan katering untuk memukul.

Sontak, kericuhan yang viral tersebut pun jadi olok-olokan warganet. Sebagian besar menertawakan miris, melontarkan sarkasme, hingga memberikan musik hardcore sebagai latar adu jotos.

"Buat hiburan rakyat kecil di masa resesi,  hidup HIPMI terimakasih sudah memberikan hiburan terbaik," komentar salah seorang warganet.

"Dimana-mana pengusaha mainnya pake otak, ini kok malah ga ada otak. Pengusaha abal-abal, pancing dikit berujung ricuh," komentar warganet lainnya.

"Keren ya, mereka lagi olahraga bund," sindir warganet.

Baca Juga: Wow! Ternyata Segini Biaya Operasional Keluarga Ferdy Sambo

Dikutip dari Suara.com, kericuhan tersebut, ternyata bukan yang kali pertama. Keributan juga pernah pecah di tahun 2013 dalam Musda (Musyawarah Daerah) HIPMI Sulawesi Selatan XIII di Makassar.

Seorang peserta mengamuk hinggak menusukan badik ke peserta lain. Peserta pun langsung diamankan.

Kemudian tahun 2014, Musda HIPMI di Yogyakarta juga berlangsung ricuh, bahkan saat acara baru akan dimulai. Keributan terjadi karena pengurus HIPMI DIY menolak kehadiran pengurus dari Kabupaten Bantul.

Load More