SUARA SEMARANG - Niluh Djelantik mengomentari video viral yang memperlihatkan anggota HIPMI beradu jotos dalam agenda Munas.
Video tersebut pun diunggah oleh @niluhdjelantik dan menyarankan agar anggota HIPMI yang terlibat kerusuhan dipecat.
Niluh Djelantik yang geram menyarankan agar anggota HIPMI membuat divisi khusus baku hantam.
"Saranku : pecat semua anggota yang terlibat adu jotos, atau kalau ngeyel bikin saja divisi sendiri, divisi BAKU HANTAM. Begitu mau kalian ???," tulis Niluh Djelantik dalam caption instagramnya.
Menurut Niluh Djelanti, HIPMI yang seharusnya jadi organisasi pro rakyat kecil tidak seharusnya mempertontonkan hal yang memalukan.
"Rebranding HIPMI jadi organisasi pro rakyat kecil. Niluh Djelantik siap dampingi. Sungguh sebuah tontonan memalukan," tambahnya.
Dalam video tersebut terlihat beberapa orang terlibat saling pukul di area prasmanan. Beberapa orang berusaha melerai namun adu jotos tetap terjadi.
"Apa sebenarnya tujuan mereka yang sampe pake besi mukulin temannya ini bergabung di organisasi yang tentukan didirikan dengan tujuan mulia ????" ungkap perempuan yang akrab disapa Mbok Niluh ini.
Dia juga mempertanyakan sikap dan prinsip pengusaha dalam diri orang-orang yang baku hantam di acara Munas.
"Kalau acara munas kayak gini, gimana kalian akan jalankan usaha kalian dengan prinsip dan integritas ? Syarat utama jadi pengusaha panutan," tambahnya.
"Kapan bisa go international kalau begini caranya ??? Sini keliling desa sama Mbok Niluh. Organisasi itu kalian jalankan bukan hanya untuk belajar tapi sekaligus jadi berkat, mengangkat harkat derajat anggota lainnya dan juga rakyat," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar