Respons Pihak Ferdy Sambo
Setelah memakan waktu yang cukup lama, akhirnya kubu dari tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo, angkat bicara mengenai kesaksian Bharada Richard Eliezer alias Bharada E terkait dengan wanita misterius yang menangis keluar dari Rumah Bangka, Jakarta Selatan.
Berdasarkan penuturan dari pengacara Ferdy Sambo, Arman Haris, kesaksian dari Bharada E ini merupakan keterangan palsu.
Arman menyebut bahwa Bharada E hanya mengarang cerita, karena kisah tentang adanya wanita misterius menangis keluar dari Rumah Bangka tidak tertera di dalam dakwaan Ferdy Sambo.
Sebelumnya, pengacara dari keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memeriksa sosok Eben, alias ‘Pak Eben’.
Permintaan tersebut disampaikan untuk mendalami sosok wanita misterius yang menangis saat keluar dari rumah Ferdy Sambo di Bangka.
Lukas menilai kesaksian dari Pak Eben penting untuk didengar guna mengungkap motif di balik pembunuhan Brigadir J, termasuk dugaan adanya perselingkuhan.
Lukas menyebut bahwa ‘Pak Eben’ ini mengenal sosok wanita misterius tersebut. Bahkan, Lukas menyebut bahwa Eben ini bisa jadi merupakan pria yang ‘menawarkan’ sosok wanita misterius tersebut kepada Ferdy Sambo.
Respons Pihak Brigadir J
Baca Juga: BRI Liga 1 Mulai 5 Desember, Fans PSIS Semarang Minta Carlos Fortes Segera Pulang
Dugaan adanya keterkaitan antara sosok wanita misterius yang menangis dengan pembunuhan Brigadir J ini juga disampaikan oleh pengacara keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak.
Martin mengklaim bahwa momentum amarah Putri Candrawathi yang diungkap oleh Bharada E dalam persidangan tersebut juga sempat diceritakan oleh Brigadir J. Meskipun demikian, pihaknya mengaku tidak mengetahui dengan persis siapa sosok wanita yang menangis tersebut.
Hanya saja, Lukas menilai bahwa rangkaian peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa hubungan antara Ferdy Sambo dan Putri memang diketahui tidak harmonis.
Oleh karenanya, Lukas menilai citra harmonis yang selama ini kerap ditampilkan oleh pasangan suami istri dalam persidangan ini hanyalah gimik semata. Lukas pun meminta majelis hakim untuk terus menggali keaslian hubungan diantara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Berita Terkait
-
Bharada E Bersaksi Ada Wanita Misterius Nangis ke Luar Rumah, Pengacara Sambo: Ngarang, Tidak Benar
-
Teka-teki Sosok Wanita yang Menangis Keluar dari Rumah Ferdy Sambo
-
Pelukan Sambo Bikin Bharada E Tipu Seorang Kapolri Jenderal Listyo Sigit
-
Masih Ingat Perempuan Berhijab yang Terobos Ruang Sidang?, Ternyata Mau Jadi Istri Ferdy Sambo
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo