SUARA SEMARANG - PSIS Semarang berhasil menang 3-0 saat melawan Madura United pada Senin (5/12/2022) di Stadion Manahan Solo dalam lanjutan BRI Liga 1.
Barisan belakang PSIS Semarang mendapatkan sorotan dari suporter karena berhasil mencatatkan clean sheet kedua musim ini.
Uniknya, semua personel yang menjaga lini belakang PSIS Semarang adalah pemain lokal.
Padahal PSIS Semarang pada musim lalu memboyong bek asing, Alie Sesay dari Persebaya Surabaya.
Penampilan apik Alie Sesay bersama Bajul Ijo yang membuat manajemen Mahesa Jenar tertarik menggunakan tenaga pemain timnas Sierra Leone tersebut.
Namun saat bermain dengan PSIS Semarang, penampilan Alie Sesay dianggap para suporter belum maksimal.
Saat melawan Madura United, PSIS Semarang tidak memainkan Alie Sesay di dalam lapangan.
Wahyu Prast yang pulih dari cedera bersama Alfeandra Dewangga yang menjadi benteng terakhir sebelum para pemain Madura United menghadapi penjaga gawang PSIS Semarang, Wahyu Tri Nugroho.
Baik Wahyu Prast dan Dewangga bermain sigap dan lugas dalam menghalau serangan Beto dan kawan kawan.
Baca Juga: Hanjeli Didorong Jadi Alternatif Pengganti Beras
Ditambah lagi Fredy Saputra dan Fredyan Wahyu yang menjaga sisi flank PSIS Semarang mematikan pergerakan cepat Ronaldo Kwateh dan Lulinha.
Saat bertahan, bek PSIS Semarang bisa berubah menjadi lima pemain.
Sedangkan saat build up serangan dari belakang, gelandang bertahan PSIS Semarang Delvin turun mengisi posisi bek.
Dengan demikian Fredyan Wahyu dan Frendy Saputra bisa naik membantu serangan sehingga PSIS Semarang bisa menang jumlah pemain di tengah lapangan.
Penampilan bek lokal PSIS Semarang mendapatkan pujian dari suporter.
Mereka mengatakan bahwa pemain lokal sebenarnya bisa menjadi andalan ketimbang bergantung pada pemain asing yang performanya masih belum terlihat signifikan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa
-
Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya