SUARA SEMARANG - Inilah peringkat rangking tim Maroko di FIFA paska singkirkan Spanyol di Piala Dunia Qatar 2022.
Maroko sukses memberikan kejutan di Piala Dunia Qatar dengan memulangkan Spanyol di babak 16 besar. Delapan negara berhak lolos ke perempat final.
Berikut peringkat rangking FIFA untuk Maroko beserta tujuh tim lainnya seperti Brazil, Argentina, Belanda, Prancis, Portugal, Inggris, dan Kroasia.
Maroko menjadi satu-satunya wakil Afrika di pentas Piala Dunia Qatar yang melaju terjauh sampai saat ini. Di antara kepungan raksasa langganan tim-tim benua Eropa dan Amerika Selatan.
Keberhasilan Maroko tembus sampai perempat final Piala Dunia Qatar menjadikan rangking FIFA turut mendongkrak.
Lantas berapa rangking atau peringkat FIFA Maroko, Brazil, Argentina, Belanda, Portugal, Inggris, Kroasia, dan Prancis saat ini.
Melansir laman fifa.com, Brazil masih menjadi pemuncak peringkat di rangking FIFA diurutan negara pertama.
Cukup mengejutkan di posisi kedua ada Belgia meski tidak lolos pada fase penyisihan grup Piala Dunia Qatar.
Kemudian untuk peringkat rangking tiga FIFA ditempati oleh tim Tango Argentina.
Baca Juga: Daftar UMK Jateng 2023: Kota Semarang Paling Tinggi, Banjarnegara Terendah
Pada posisi rangking empat dan lima, dihuni oleh tim yang akan berhadapan di perempat final yakni Prancis dan Inggris.
Dua kontestan di bawahnya, yakni Belanda ada di peringkat rangking delapan FIFA. Di susul oleh Portugal di rangking sembilan.
Namin, di peringkat rangking FIFA enam dan tujuh masih dihuni oleh Italia dan Spanyol.
Kontestan perempat final untuk Kroasia bercokol di rangking FIFA ke dua belas. Atau dibawah Jerman yang ada di peringkat kesebelas.
Sedangkan bagi Maroko, sebagai wakil Afrika masuk dalam 30 besar rangking FIFA. Hakimi dan kawan-kawan ada di rangking 22 dunia FIFA.
Piala Dunia Qatar telah memasuki fase perempat final dengan mengantarkan delapan negara yang akan berhadapan.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Pertandingan Perempat Final Piala Dunia 9-11 Desember 2022, Kroasia vs Brazil, Belanda vs Argentina, Maroko vs Portugal, Inggris vs Prancis
-
Jadwal Perempat Final Piala Dunia Qatar, Diawali Kroasia vs Brazil Jumat 9 Desember 2022
-
Terjemahan Lirik Lagu Dreamers - Jungkook BTS, Soundtrack Piala Dunia Qatar 2022
-
Link Nonton Drama Adu Pinalti Spanyol VS Maroko, Spanyol Gagal Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022
-
Siaran Langsung Link Live Streaming Portugal vs Swiss, Peluang Shaqiri Raih Tiket Perempat Final Piala Dunia Qatar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Duka Pernikahan di Demak, 7 Fakta Ibu Mempelai Wafat 2 Jam Menjelang Akad
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Terungkap! 7 Fakta Kasus Cheat Mobile Legends: Bang Bang yang Rugikan Pengembang hingga Rp2,5 Miliar
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
-
Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi
-
Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan