/
Senin, 19 Desember 2022 | 22:13 WIB
Ikatan Alumni SMA Negeri Semarang resmi terbentuk. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Ikatan Alumni SMA Negeri 5 Semarang resmi dibentuk sebagai sarana mewadahi para lulusan dari semua angkatan, pada Minggu 18 Desember 2022.

Pembentukan Ikatan Alumni SMA Negeri 5 Semarang dihadiri oleh berbagai perwakilan angkatan kelulusan dari tahun 1967 hingga angkatan terbaru.

Terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumi SMA Negeri 5 Semarang yaitu Dra Josephine Johanna M dengan Wakil Ketua Kolonel Inf Honi Havana S Sos MMDS.

Diresmikannya ikatan alumni ini sebagai tanda bahwa semua kegiatan dan komunikasi antar lulusan berbagai angkatan menjadi satu wadah dalam memajukan dunia pendidikan, terutama terkait di SMA Negeri 5 Semarang.

"Ini menjadi kegembiraan kami ada wadah mempersatukan kita semuanya baik dari alumni angkatan senior 67 sampai dengan akhir," kata Honi Havana, di Hotel Patra Semarang.

Honi Havana yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim 0733/BS Kota Semarang menyatakan, ikatan alumni menjadi penting dalam berkomunikasi dan bersatu saling mendukung dalam kegiatan yang positip.

"Wadah silaturahmi dan menyatukan kepentingan untuk menunjang pendidian di Kota Semarang, khususnya kepada adik-adik yang saat ini belajar ada di SMA 5 Semarang," katanya.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa terbentuknya Ikatan Alumni SMA Negeri 5 Semarang bagian dari cita-cita pihak sekolah untuk mencapai akkreditasi yang semakin baik.

"Yang utama ini sebenarnya ada kepentingan dari SMA 5 Semarang dalam rangka meningkatkan akreditasi. Syaratnya salah satunya sekolah diwajibkan mempunyai ikatan alumni yang resmi," katanya.

Baca Juga: Mohammad Ichsan Walikota Semarang Pertama: Mirip Intel, Penuh Rahasia Kisah Hidupnya dan Pegang Banyak Jabatan Penting

Ia berharap dengan diresmikannya Ikatan Alumni SMA Negeri Semarang menjadikan kecintaan terhadap sekolah yang telah mendidik dan meluluskan.

Terlebih tentunya penyelenggaran pendidikan dan kemudian kegiatan yang meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, budi pekerti bagi siswa sekolah SMA 5 semakin baik pula.

Terkait program kerja dari Ikatan Alumni SMA Negeri 5 Semarang, terdekat adalah akan mendirikan dan meresmikan sebuah perpustakan yang komprehensif.

Program kerja tersebut secara simbolis telah disetujui dan ditandatangani oleh para pengurus alumni dan pihak sekolah dengan memberi nama Perpustakaan Much. Sahid.

"Perpustakaan akan dilengkapi buku-buku, mungkin saya sumbang buku, buku-buku pancasila. Apalagi ini program dari presiden dan menteri pendidikan nasional sebagai pembentukan karakter pelajar pancasila. Bukan hanya slogan tapi bagaimana nilai-nilai pancasila dipraktekan sehari-hari," terangnya.

Program kerja Ikatan Alumni SMA Negeri 5 Semarang dirikan Perpustakaan Much. Sahid. (sumber: Semarang.suara.com)

Muhammad Utomo Bendahara Komite SMA Negeri 5 Semarang senang dengan terbentuknya ikatan alumni. Ia dan sekolah menunggu kiprah dan sinergitas dalam memajukan pendidikan di SMA N 5 Semarang.

Salah satunya dengan adanya usulan dari mantan Menteri Pertahanan dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro yang ikut hadir menemani istrinya, Lies Yusgiantoro yang merupakan alumni SMA Negeri 5 Semarang, tentang adanya dana abadi.

"Saya berharap ini bisa berkelanjutan dan kami mendukung adanya program pendanaan dana abadi seperti yang disampaikan pak Pur itu luar biasa," katanya.

Sementara itu, Purnomo Yusgiantoro menjelaskan tentang pentingnya membangun dana abadi para alumni untuk tujuan bea siswa pendidikan.

Berdasarkan pengalamannya berkecimpung di berbagai tempat wadah alumni telah membentuk dana abadi. Dengan tujuan untuk mendukung pendidikan bagi yang kurang mampu.

"Membangun dana abadi, yaitu dana yang dikumpulkan dari para donatur tentunya alumni, mereka mengumpulkan dana, dana itu kemudian dimasukan di satu instutusi keuangan," jelasnya.

Secara pemanfaatan, Purnomo Yusgiantoro menjelaskan dana abadi yang disimpan di lembaga keuangan hanya bisa digunakan dengan memanfaatkan b bunga simpanan.

"Karena namanya dana abadi maka enggak boleh diambil, dana abadi ini yang diambil bunganya, bunganya itu dipakai untuk mendukung pemberian beasiswa," katanya.

Load More