SUARA SEMARANG - Kasus bunuh diri hampir terjadi di semua kabupaten dan kota di Jateng, dan ini dia 7 wilayah paling tinggi.
Jumlah kasus bunuh diri biasanya berkaitan langsung dengan kondisi si korban. Bisa jadi karena tekanan ekonomi, sosial hingga persoalan lainnya.
Untuk itu Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng telah merilis wilayah mana saja dengan tingkat kasus bunuh diri beserta jumlahnya. Data ini di update per 13 September 2022.
Dari 35 kabupaten dan kota di Jateng, hanya ada dua wilayah yang tidak ada kasus bunuh dirinya. Yakni Kota Salatiga dan Kota Pekalongan.
Lalu wilayah mana yang menjadi "juara" kasus bunuh diri? Penasaran kan? berikut ini daerah dan jumlah kasusnya.
Pertama adalah Kabupaten Wonosobo dan Blora dengan jumlah kasus masing-masing 22. Wonosobo merupakan wilayah Jateng bagian tengah yang berbatasan dengan Purworejo, Magelang, Temanggung, Banjarnegara dan Kebumen.
Sementara Blora ada di wilayah utara-timur Jateng. Blora berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Timur.
Daerah selanjutnya adalah Banyumas, Kebumen, Klaten, yang sama-sama terjadi 20 kasus bunuh diri.
Kabupaten berikutnya adalah Purworejo dengan 18 kasus dan Purbalingga dengan 17 kasus.
Baca Juga: Peringkat FIFA Setelah Piala Dunia 2022 Qatar, Argentina Naik Satu Tingkat
Diurutan berikutnya ada Wonogiri dengan 16 kasus. Sementara Cilacap, Magelang, Boyolali, Sragen, Grobogan dan Kabupaten Semarang masing-masing 15 kasus.
Tak dijelaskan dengan rinci apa penyebab banyaknya kasus bunuh diri di Jateng.
Namun, umum diketahui jika wilayah-wilayah seperti Banyumas dan Kebumen merupakan daerah miskin di Jateng.
Kemiskinan bisa jadi salah satu pemicu adanya tekanan pada seseorang dan akhirnya nekat melakukan bunuh diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
Kemiskinan Turun tapi Pengangguran Naik, Helldy Agustian Ingatkan Robinsar-Fajar Jangan Cepat Puas
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
Saat Dompet Menipis, 7 Warteg di Jakarta Pusat Ini Jadi Tempat Pulang Banyak Orang
-
KRL vs KRD Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Terjepit Masih Berlangsung
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Salah Masuk Jalur? Kereta Jarak Jauh Hantam Commuter Line yang Sedang Berhenti di Bekasi