SUARA SEMARANG - Nama gelandang PSIS Semarang Septian David Maulana diisukan bakal pindah klub. Begini respon dan jawaban dari CEO Yoyok Sukawi.
CEO PSIS Semarang menanggapi isu Septian David Maulana bagaimana masa depan dia apakah masih bersama dengan Mahesa Jenar.
Septian David memang lama tidak dimainkan oleh PSIS Semarang dalam pertandingan baik Liga 1 maupun persahabatan. Apakah tanda masa depan dia berkahir di PSIS.
Hal ini memicu respon di media sosial dimana beredar bahwa Septian David Maulana pada bursa transfer di jeda kompetisi Liga 1 bakal pindah klub.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi buka suara mengenai isu yang beredar di media sosial mengenai Septian David Maulana.
Seperti yang tengah ramai di media sosial, Septian David Maualana diisukan akan pindah ke klub lain pada bursa transfer kali ini.
Namun hal ini langsung dibantah oleh Yoyok Sukawi. Ia menyebut pemain bernomor punggung 29 ini tetap menjadi bagian PSIS dan manajemen Laskar Mahesa Jenar tidak berniat menjualnya di bursa transfer.
"David not for sale dan stay blue. Blue PSIS pastinya. Dia salah satu pemain penting di PSIS," tegas Yoyok Sukawi di Semarang, Rabu (28/12).
Yoyok Sukawi juga menambahkan bahwa saat ini Septian David tengah dalam proses pemulihan dari cedera yang ia alami.
"David saat ini masih proses pemulihan dan sudah masuk dalam proses pengembalian kondisi fisik. Doakan segera fit 100 persen dan segera merumput di putaran kedua nanti," tutup Yoyok Sukawi.
PSIS Semarang hingga paruh Liga 1 musim 2022 masih bertengger di posisi ke 11 klasemen sementara. PSIS mengoleksi 20 poin hasil dari 16 pertandingan dengan 6 kali menang, 2 kali seri, 8 kalah.
PSIS Semarang masih menyimpan satu laga tunda melawan Bhayangkara FC sebab tertunda dengan kejadian tragedi Kanjurhan.
Laga terakhir PSIS Semarang sebelum menutup paruh musim, kalah dari Bali United dengan skor telak 3-0.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna
-
Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri