SUARA SEMARANG - Sugeng rawuh diucapkan pada Luthfi Kamal yang sebentar lagi bakal diresmikan oleh klub PSIS Semarang.
Banyak ucapan dan kode mendekatkan PSIS Semarang pada list curriculum vitae Luthfi Kamal yang merupakan pemain Timnas Indonesia tersebut.
Saat ini Luthfi Kamal sudah berpisah dengan klub lamanya Barito Putera dan kini disebut tinggal menunggu pengumuman dari manajemen PSIS Semarang.
PSIS Semarang memang begitu membutuhkan tenaga Luthfi Kamal, alasannya tak ada gelandang bertahan yang mumpuni di tubuh Laskar Mahesa Jenar.
Stok yang dimiliki oleh pasukan ian Andrew Gillan tersebut hanya Oktafianus Fernando, Wawan Febrianto, Delvin Rumbino dan sejumlah pemain muda didikan PSIS Semarang seperti Damas Damar jati, Eka Febri, dan Dwi Prasetya.
Jika ingin menambahkan, sebenarnya ada nama Septian David Maulana, namun ia saat belum bisa bermain 100 persen karena usai cidera panjang.
Maka, kedatangan Luthfi Kamal jelas akan menambah kekuatan PSIS Semarang. Keberadaan si pemain nomor 7 di Timnas Garuda Muda ini diproyeksikan untuk menopang gelandang serang Taisei Marukawa.
Jelas sekali permainan Taisei Marukawa tak bisa maksimal sebagaimana saat bermain untuk Persebaya Surabaya. Salah satu alasannya adalah ketiadaan gelandang bertahan yang mengalirkan bola ke depan.
Untuk mendatangkan Luthfi Kamal, PSIS Semarang bisa mendapatkannya secara gratis. Ia sudah resmi berpisah dengan Barito Putera.
Baca Juga: Terjang Banjir, Mak Ganjar Door to Door Bagikan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Semarang
Kemudian kode kedatangan Luthfi Kamal di PSIS Semarang salah satunya dari eks kiper Laskar Mahesa Jenar yang kini di Barito Putera.
Joko Ribowo menyampaikan YohIsoYoh pada pemain muda tersebut.
"succes selalu sehat selalu ya .... yohisoyoh," tulis @joko_ribowo di akun Luthfi Kamal yang berpamitan.
Deal nya Luthfi Kamal dan PSIS Semarang bisa menjadi solusi terbaik bagi keduanya. Secara karir, Luthfi Kamal jelas menanjak.
Mengingat prestasi PSIS Semarang dan basis suporter yang lebih besar akan mengangkat pamor si pemain.
Di sisi lain, PSIS Semarang juga membutuhkan gelandang bertahan pekerja keras yang ada pada diri Luthfi Kamal yang kini masih berusia 23 tahun ini.***
Berita Terkait
-
Semarang Tenggelam oleh Banjir, Anies Baswedan Tetap yang Salah, Satir Untuk Ganjar Pranowo
-
Update Hari ini, Daftar 10 KA Perubahan Pola Perjalanan Imbas Banjir Semarang: Kamandaka dan Blora Jaya Batal Berangkat
-
Transfer PSIS Semarang: Frendi Saputra Bicara Ketulusan Dibalas Redondo tentang Kesabaran
-
Kondisi Terkini Banjir Semarang, Ruang Tunggu Stasiun Tawang Masih Terendam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati