SUARA SEMARANG - Masa depan Training Center (TC) PSIS Semarang jadi pertanyaan usai bus klub dikabarkan ditarik pemilik.
Padahal, progres pembangunan Training Center PSIS Semarang sudah sesuai dengan jadwal, dan saat ini sudah mulai pembangunan tribun.
Muncul kabar jika Training Center (TC) PSIS Semarang berganti nama dan kini menjadi Training Center Charlie Sport Football.
Training Center menjadi salah satu fasilitas yang digembar-gemborkan akan dibangun oleh PSIS Semarang di awal musim ini.
Kedatangan komisaris PSIS Semarang Junianto disinyalir memberikan suntikan dana segar untuk pembangunan fasilitas klub tersebut.
Tak hanya Training Center, menjadi salah satu Bos PSIS Semarang, Junianto juga menyediakan fasilitas bus meski akhir-akhir ini disebut-sebut ditarik kembali.
Di media sosial, netizen menebak terjadi konflik internal di tubuh PSIS Semarang, sehingga sejumlah kebijakan kurang populer ditempuh.
Lalu bagaimana dengan nasib dari Training Center PSIS Semarang kedepannya? Netizen bertanya-tanya apakah nanti masih akan menjadi fasilitas klub atau bukan.
Jika melihat progresnya, pembangunan Training Center (TC) PSIS Semarang yang berada di Salamsari Boja, Kabupaten Kendal itu berjalan terus.
Baca Juga: Bus PSIS Semarang H 7932 SM Ditarik, Taisei Marukawa Gunakan Bus Pelat Merah Milik Pemkot?
Dalam unggahan instagram @sport_charlie_tc, sudah dimulai progres pengerjaan tribun, lapangan utama, lapangan futsal, mess dan juga tempat gym serta fitness center.
Dalam progres pembangunan tribun juga dilakukan secara lembur agar tepat waktu. "Progres pembangunan tribun ,lembur siang dan malam," tulis akun tersebut.
Namun netizen menyayangkan jika saat ini hubungan kedua belah pihak sedang tidak harmonis.
"Sayang sudah tidak menemukan kata sepakat dari pihak menejemen PSIS," komentar akun @primadhana.
Di unggahan sebelumnya, nama Training Center (TC) PSIS Semarang juga sudah berubah.
"Progres sabtu lalu pembangunan training center CHARLIE SPORT FOOTBALL ( CSF salam sari )," tulisnya lagi.
Berita Terkait
-
Bus PSIS Semarang H 7932 SM Ditarik, Taisei Marukawa Gunakan Bus Pelat Merah Milik Pemkot?
-
Didepak PSIS Semarang, Jonathan Cantillana Tuliskan Komentar Menohok
-
Transfer PSIS Semarang: Ryo Fujii Gantikan Peran Jonathan Cantillana
-
2 Berita Populer BRI Liga 1: PSSI Umumkan Tak Ada Degradasi, PSIS Semarang Lepas Alie Sesay dan Jonathan Cantillana
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula