SUARA SEMARANG - Istilah To Ganjel To kini dialamatkan pada bek Persib Bandung Daisuke Sato.
Daisuke Sato menjadi salah satu bek andalan pelatih Persib Bandung Luis Milla dan kini mendapatkan perpanjangan kontrak dua musim atau hingga musim 2024/2025.
Begitu Daisuke Sato yang merupakan bek Timnas Filipina ini dapat perpanjangan kontrak dari manajemen Persib Bandung maka istilah To Ganjel To langsung melekat padanya.
To Ganjel To sebenarnya tak ada kaitanya secara langsung dengan Daisuke Sato di Persib Bandung.
To Ganjel To adalah kata-kata yang baru tren di youtube karena sopir truk atau kendaraan muatan berat meminta seseorang mengganjal ban agar tak meluncur mundur.
Nah, kata "To" yang viral ini kemudian dikait-kaitkan dengan suku kata belakang milik bek Persib Bandung Daisuke Sato.
Namun tujuan menyematkan istilah To ganjel To pada Daisuke Sato ini bisa dibilang istimewa. Lantaran kata itu bisa bermakna sebagai penyelamat dalam keadaan genting.
Peran it sudah dijalankan Daisuke Sato saat mengawal pertahanan Persib Bandung. Buktinya Pangeran Biru hanya kebobolan 8 gol di 10 laga terakhir dan meraih 3 cleansheet.
Istilah itu diunggah oleh akun instagram @prabu_persib. Dalam sebuah flyer, akun itu mengunggah kalimat "To, Ganjel To!".
Baca Juga: Pratama Arhan Kedapatan Ngelike Anak Pemilik Klub Kaya, Eks PSIS Semarang Siap Hengkang Dari Jepang?
Di flyer kedua, ada foto daisuke Sato. "His name: Sato. His job: fixing everything (Namanya Sato. Pekerjaan: menyelesaikan apapun)," tulisnya.
Daisuke Sato dibeli Persib Bandung di era pelatih Robert Alberts. Saat ini permainannya semakin bagus dan menjadi tulang punggung lini belakang dan jadi jagal bagi setiap lawan di barisan terakhir Pangeran Biru.
"Robert ibarat pandai beli senjata tapi tidak mahir menggunakan, Luis Milla mahir memakai dan memaksimalkan potensi dari setiap pemain. Terbaik," tulis akun @adamagastha.
Dengan permainan Daisuke Sato saat ini lini belakang Persib Bandung begitu solid, bahkan Luis Milla begitu mempercayakan barisan pertahanan padanya.***
Berita Terkait
-
10 Laga Luis Milla di Persib Bandung Jadi Penyebab Liga 2 dan Liga 3 Berhenti? Netizen Sebut-Sebut Exco Gerah
-
Merinding! Bench Reaction Persib Bandung, Luis Milla Bolak-Balik Saat Ciro On on One
-
7 Deretan Pemain Top PSIS Semarang, Persib Bandung, Persebaya dan Timnas Dukung Liga 2 dan Liga 3 Lanjut
-
Persib dan Persebaya Lawan Arus, Usulkan Kaesang Pangarep Ketua Komite Pemilihan PSSI 2023
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jaringan BRILink Agen Makin Luas, Layani Transaksi Keuangan di Ribuan Desa
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Per Maret 2026, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Pelaku Usaha
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Tokoh Yogyakarta Silaturahmi dengan Amir Nasional Muslim Ahmadiyah Indonesia
-
BRILink Agen Capai 1,18 Juta, Perluas Layanan Keuangan hingga Pelosok Desa