SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi menyatakan pembicaraan dengan Keisuke Honda untuk jadi pelatih tak ada titik temu dan kini mengalihkan perhatian pada Shin Tae Yong.
Yoyok Sukawi menyampaikan saat ini Keisuke Honda memang sedang di Indonesia, namun pada akhirnya bukan menuju PSIS Semarang.
Yoyok Sukawi yang menjabat sebagai CEO PSIS Semarang itu menyampaikan Keisuke Honda ada proyek lain yang mesti dikerjakannya.
Sebagaimana diketahui, Keisuke Honda menjadi prioritas usai PSIS Semarang tidak punya pelatih kepala.
Ian andrew Gillan yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala PSIS Semarang pulang ke Aberdeen Skotlandia, sementara saat ini ditangani oleh caretaker M Ridwan.
Bermaterikan pemain-pemain bagus seperti taisei Marukawa dan Carlos Fortes, PSIS Semarang selanjutnya berburu pelatih.
Yoyok SUkawi mengaku PSIS Semarang naksir dengan kinerja Keisuke Honda. Bahkan kode-kode itu sudah diberikan semenjak beberapa hari sebelumnya.
Namun, kini upaya mendatangkan Keisuke Honda di PSIS Semarang gagal. Sebelumnya, PSIS Semarang juga naksir dengan pelatih Shin Tae Yong seandainya pisah dengan PSSI.
Meski ia sendiri yang saat ini masih menjabat sebagai Exco PSSI tetap mendukung pria asal Korea Selatan itu tetap berada di Timnas Indonesia. Lantaran secara permainan, ada grafik peningkatan.
Dalma dua musim terakhir, PSIS Semarang selalu bergonta-ganti pelatih. Setidaknya sudah 4 pelatih datang dan pergi.
Di awal musim lalu, PSIS Semarang ditangani oleh Imran Nahumarury, kemudian digantikan oleh Ian Andrew Gillan.
Tak puas dengan kinerja pelatih asal Skotlandia itu, manajemen mengganti Ian dengan Imran lagi. Sebelum akhirnya Dragan Djukanovic datang.
Setelah Dragan Djukanovic pergi, maka digantikan Sergio Alexandre pelatih asal Brazil. Namun ia tak bertahan lama sebelum Ian Andrew Gillan kembali menjabat sebagai pelatih utama bersama asisten Resal Octavian.
Kini, setelah gagal mendapatkan tanda tangan Keisuke Honda dan Shin Tae Yong, Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi dihadapkan pada PR besar untuk mendapatkan pelatih berkualitas lainnya.***
Berita Terkait
-
Keisuke Honda Batal, Bos PSIS Semarang Tertarik dengan Shin Tae-yong
-
Keisuke Honda Batal Jadi Pelatih PSIS Semarang, Yoyok Sukawi : 'Belum ada Kesepakatan Dengan Honda'
-
Target PSIS Semarang Raih Poin Penuh Terkabul Usai Kalahkan RANS Nusantara 1-0
-
Arema FC Terus Persiapkan Diri Jelang Bentrok Lawan PSIS
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir