SEMARANG SUARA- Ustadz Khalid Basalamah berikan penjelasan terkait dengan perihal ruh gentayangan dan tempat angker dalam sudut pandang agama Islam.
Ajal kematian adalah suatu hal yang pasti akan menimpa seseorang tanpa tahu kapan dan dimana datangnya.
Sebab, kematian beragam cara mulai dari sakit ataupun kecelakaan yang tiada terduga bahkan kematian yang datang tanpa sebab sekalipun.
Kemudian banyak rumor di sekitar kita bahwa apabila seseorang meninggal dalam keadaan tidak wajar seperti kecelaakaan atau gantung diri maka ruhnya akan menjadi ruh gentayangan, benarkah demikian?
Dilansir melalui video yang diunggah oleh kanal youtube Lentera Islam berjudul "LUCU !! Apakah Ada Ruh Gentayangan Dalam Islam?? Ustadz DR Khalid Basalamah MA." Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan perihal tempat angker dalam pandangan Islam.
Dalam video tersebut seorang jamaah bertanya kepada Ustadz Khalid Basalamah, seorang tersebut bertanya "bagaimana dengan kecelakaan kereta api yang banyak memakan korban, bila ini disebut mati syahid kenapa tempat kejadin kecelakaan itu menjadi tempat yang angker dan banyak penampakan. bagaimana menyikapi ini?"
Ustadz Khalid Basalamah dengan tegas menjawab bahwa dalam Islam tidak mengenal angker atau ruh gentayangan.
Sepeninggal hidupnya seseorang akan menjalani kehidupan di alam kubur (barzah) dan tidak akan bisa untuk keluar ke alam dunia.
"mana yang angker, angker itu menurut anda. Tidak ada ruh gentayangan dalam Islam, tidak ada tempat angker. orang yang mati kalau dia beriman senang di kuburannya, kalau dia ahli maksiat maka sedang disiksa. Gak ada waktu ruhnya gentayangan keluar ganggu orang" jawab Ustadz Khalid.
Lebih lanjut Ustadz Khalid Basalamah juga mengungkapkan bahwa tidak mungkin ruh seseorang bisa gentayangan di alam dunia, itu merupakan hal yang mustahil.
"tidak ada ruh gentayangan dalam Islam, Mustahil",
Lalu Ustadz Khalid Basalamah menegaskan dengan menukil sebuah hadis yang dinukil yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari "kalau orang beriman maka ruhnya akan keluar lebih mudah dari keluarnya air dari mulut kendi kemudian akan masuk kedalam kuburan dan menikmati kuburannya taman dari taman surga, kalau orang fasiq atau orang kafir akan masuk ke kuburan dan akan menjadi lubang dari lubang Neraka sampai hari kiamat" pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata