SUARA SEMARANG - Nama Indra Sjafri dikaitkan dengan posisi pelatih PSIS Semarang yang sedang kosong dan ia mengaku segera ke Semarang.
Hal itu sebagai buntut bertemunya pentolan suporter PSIS Semarang dengan Indra Sjafri yang saat ini menjabat sebagai Direktur Teknik Timnas.
Namun apapun bisa terjadi, termasuk peluang Indra Sjafri menjadi pelatih PSIS Semarang, mengingat kegagalan tim kepelatihan Timnas membawa Indonesia juara di Piala AFF 2022.
Pertemuan antara pentolan suporter PSIS Semarang dengan Indra Sjafri terekam dalam sebuah video berdurasi pendek.
Dalam video yang diunggah oleh akun facebook PSIS Semarang itu memperlihatkan Indra Sjafri bersama dengan Toby Putra Mahendra, salah satu pentolan kelompok suporter Panser Biru.
Secara singkat Toby yang identik dengan PSIS Semarang menanyakan pada Indra Sjafri kapan akan pergi ke Semarang.
"Kapan kita ke Semarang, makan manyung," tanya Toby pada Indra Sjafri.
Indra Sjafri yang merasa nama makannya salah mencoba meluruskan meski akhirnya ia mengaku yang salah.
"Bukan manyung, apa itu ikan pedas?" tanya Indra Sjafri.
Baca Juga: Non Deal Keisuke Honda, Yoyok Sukawi: Shin Tae Yong Masuk Radar PSIS Semarang
Yang dimaksud Indra Sjafri dan Toby adalah makanan khas Semarang sekitarnya yang menjadi kandang PSIS Semarang, yakni masakan Mangut Ndas Manyung.
Mangut Ndas Manyung adalah olahan masakan dengan berbahan utama ikan laut. Namun, bagi kamu yang tak tahan rasa pedas, jangan banyak-banyak mengonsumsi. Karena rasanya sangat pedas.
Melihat obrolan itu, rupanya Indra Sjafri pernah menjajal masakan khas dari Jawa Tengah tersebut.
Saat ditanya lagi kapan ke Semarang, Indra Sjafri menjawab segera. "Segera merapat makan ikan manyung," katanya.
Melihat unggahan itu, sebagai kode kedatangan Indra Sjafri menjadi pelatih PSIS Semarang.
"Bocoran koyo e (informasi awal sepertinya)," tulis akun tersebut yang juga membuat tagar rumor.
Indra Sjafri yang memiliki lisensi Pro UEFA sendiri memiliki catatan mengkilap sebagai pelatih. Ia pernah melatih di dua klub Indonesia PSP Padang dan Bali United. Sisanya, ia menjadi pelatih Timnas U16, U19, U23 dan terakhir jadi Dirtek.
Jika benar datang ke PSIS Semarang menjadi pelatih, Indra Sjafri bisa jadi akan jadi kejutan besar di Liga Indonesia.***
Berita Terkait
-
Jadi Biang Kerok Banjir Kota Semarang, Sat Pol PP Lakukan Penyisiran Terhadap Perumahan yang Tidak Berizin
-
Terjawab ! Inilah Alasan Keisuke Honda Datang Ke Indonesia, Bukan Jadi Pelatih PSIS Semarang atau Persik Kediri
-
Non Deal Keisuke Honda, Yoyok Sukawi: Shin Tae Yong Masuk Radar PSIS Semarang
-
Keisuke Honda Batal, Bos PSIS Semarang Tertarik dengan Shin Tae-yong
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak
-
Di Balik Kursi Roda Abang: Peluh dan Cinta Seorang Gubernur Jateng di Jalur Lari
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
Petani Tewas di Kebun Sawit Wilmar, Komnas HAM Didesak Turun Usut Penembakan