SUARA SEMARANG - Legenda pesepakbola Jepang Keisuke Honda datang ke Indonesia dengan sejumlah banyak pertanyaan tentang kehadirannya.
Beberapa pihak menilai jika kedatangan Keisuke Honda dikaitkan dengan profesi dia sebagai pelatih akan menukangi klub Liga 1 Indonesia.
Nama PSIS Semarang pun menjadi bola panas sebagai tempat berlabuh Keisuke Honda. Pasalnya, CEO Mahesa Jenar Yoyok Sukawi menyinggung namanya dalam postingan Instagram pribadinya.
Selain itu rumor terbaru jika Keisuke Honda dikaitkan sedang mencari investor untuk klub barunya yang ia dirikan sendiri.
Karier sepakbola Keisuke Honda rupanya bukan saja pernah menjadi pemain dan pelatih. Di ketahui jika eks AC Milan ini punya klub yan ia dirikan di Jepang.
Maka, kehadiran Keisuke Honda di Indonesia pun dikaitkan pula dengan agenda berburu para investor lokal untuk bergabung menjadi pengelola dan pemilik klub yang ia dirikan.
Terlebih dia telah bertemu dengan Arthur Irawan yang merupakan pemilik saham mayoritas dari klub Liga 1 Persik Kediri.
Arthur Irawan bisa jadi dinilai oleh Keisuke Honda adalah sosok yang cocok untuk menjadi investor klubnya.
Sebab, mampu mengelola Persik Kediri dan mengangkat dari Liga 2 kembali ke kasta Liga 1. Pengalaman Arthur Irawan di luar negeri juga sepaham dengan Keisuke Honda yang punya pemikiran modern dalam pengelolaan sebuah klub.
Baca Juga: Gawat, Persib Bandung Ditolak Bermarkas di Bekasi Untuk Putaran Kedua, Berikut Ulasannya
Sebelumnya, Keisuke Honda mendirikan klub sepakbola amatir bernama One Tokyo pada 2020 lalu. Kemudian ia ganti nama menjadi Edo All United di tahun yang sama.
Tim amatir Jepang, yang didirikannya telah berganti nama setelah pemungutan suara penggemar klub tersebut.
Melansir laman klub, Keisuke Honda mengusulkan pemungutan suara pada bulan September 2020, mengatakan Edo All United adalh klub sepak bola pertama di Jepang di mana para penggemar terlibat langsung dalam manajemen.
"Di masa depan, kami berencana untuk menjalankan klub olahraga selain sepak bola dan membuat sebuah kota."
Perusahaan manajemen yang dijalankan keluarga Honda itu membeli saham di klub Austria SV Horn pada 2015, tetapi mundur musim lalu karena kesulitan keuangan.
"Saya belajar banyak dari kegagalan itu," kata Honda di situs klubnya saat ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Afrojack Guncang Ultraverse, XL Ultra 5G+ Satukan Bali, Jakarta, dan Surabaya
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
5 Sepeda Tanpa Pedal untuk Melatih Keseimbangan Anak, Harga Murah Meriah
-
Bunga Bangkai Raksasa Kembali Mekar di Kebun Raya Bogor
-
Kadokawa Umumkan Adaptasi Anime "Doumo, Suki na Hito", Visual Perdana Dirilis
-
American Assassin: Kisah Asal-usul Agen CIA yang Dihantui Tragedi, Malam Ini di Trans TV
-
5 Lipstik Lokal Awet dan Tahan Lama, Harganya Nggak Bikin Kantong Jebol!
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI