SUARA SEMARANG - Bocoran akun twitter Liga Jepang mengonfirmasi project Keisuke Honda di Indonesia dan ternyata bukan PSIS Semarang maupun Persik.
Namun akun tersebut membenarkan jika Keisuke Honda honda memang sedang memulai sebuah project di Indonesia.
Bocoran tersebut sekaligus menegaskan Keisuke Honda tidak dalam rangka untuk menjadi pelatih klub PSIS Semarang di momen kali ini.
Lalu apa yang dilakukan Keisuke Honda di Indonesia yang kabarnya sudah tiba semenjak hari Sabtu 14 Januari 2023 lalu jika bukan menjajaki menjadi pelatih PSIS semarang.
Adalah akun twitter @indo_jleague yang memberikan beberapa informasi penting terkait kegiatan dan project Keisuke Honda di Indonesia.
Pertama, dibenarkan jika Keisuke Honda akan mengerjakan sebuah project di Indonesia dan itu direncanakan tahun ini.
Perihal akan menjadi pelatih PSIS Semarang, akun yang menyatakan diri tak berafiliasi dengan dengan J.League tersebut tak membenarkan.
Bocoran itu diperoleh dari sumber yang diterima JLI. ''Keisuke Honda ramai diberitakan akan menjadi pelatih baru PSIS.
Rumor tersebut merebak setelah pemain PSIS asal Jepang, Taisei Marukawa, mengutip cuitan Twitter Honda yang menyebutkan dirinya sedang berada di Jakarta.
Menurut sumber yang JLI terima, rumor itu TIDAK BENAR," tulis akun tersebut.
Selanjutnya dikabarkan jika eks AC Milan itu tak akan menjadi pelatih klub. "tp kedatangan Honda ke Indonesia bukan untuk menerima pinangan menjadi pelatih klub Indonesia, melainkan sedang ada "project" di Indonesia.
Project yang dimaksud saat ini masih dalam pembahasan, jadi belum boleh diberitakan," jelasnya.
Hebohnya kedatangan Keisuke Honda di Indonesia dimulai dengan rumor akan menjadi pelatih PSIS Semarang. Komunikasi awal memang sudah dijajaki oleh manajemen klub, namun tak berlanjut.
Ada juga pemain PSIS Semarang Taisei Marukawa yang mengunggah tweet dari Keisuke Honda dan memintanya melatih salah satu klub di Indonesia.***
Berita Terkait
-
Dishub Kota Semarang Segera Realisasi Transportasi Ramah Lingkungan di Kota Lama Mudah Diakses
-
Hadapi Bhayangkara FC, Persik Kemungkinan Minus Empat Pemain Pilar
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Rabu, 18 Januari 2023
-
3 Pelatih Asal Jepang yang Cocok Tangani Timnas Indonesia Andai Shin Tae-yong Dipecat
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif