SUARA SEMARANG - Bagi Anda warga Kota Semarang yang kehilangan ijazah karena banjir dapat mengajukan pembuatan surat keterangan pengganti ijazah.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang akan membantu memfasiltasi warga yang ijazah miliknya rusak atau hilang karena banjir.
Di Dinas Pendidikan Kota Semarang, dikatakan sudah memiliki dokumentasi yang lengkap sehingga warga tidak perlu khawatir.
"Kami punya dokumentasinya di Disdik, tinggal kami cek," kata Plt Kepala Disdik Kota Semarang, Suwarto, Kamis (25/1/2023) dikutip dari semarangkota.go.id.
Adapun syarat untuk mendapatkan surat keterangan pengganti ijazah adalah dengan mengajukan surat permohonan kepada disdik dengan menyertakan foto.
Kemudian warga bisa berkoordinasi dengan pihak sekolah atau dengan dinas pendidikan.
Selain ijazah yang rusak dan hilang akibat banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan memfasilitasi warga kehilangan dokumen akibat banjir termasuk KTP, KK, KIA, akta kelahiran dan lain sebagainya.
Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu memastikan, dinas terkait bisa memfasilitasi secara bersama agar warga bisa mengurus dokumen yang hilang maupun rusak.
"Kami kan menyiapkan pelayanan untuk dokumen-dokumen warga yang hilang atau rusak akibat banjir. Untuk KTP, KK, dan sebagainya terkait identitas dari Pemkot Semarang kami siap. Ditambah, ijazah. Saya minta dinas terkait bareng-bareng. Kalau Disdik sendiri, Disdukcapil sendiri, kasihan warga bolak-balik," papar Ita, sapaannya.
Baca Juga: Misteri Kerangka Manusia Di Rorotan Jaktim, Temuan Cincin Dan Kalung Mengarah Ke Sosok Indah
Dikatakannya Pemkot Semarang akan memudahkan warga dalam mengurus dokumen penting dengan cara jemput bola.
Hal ini dilakukan agar warga mudah dalam mengurus dokumen tanpa harus bolak-balik ke masing-masing kantor dinas.
"Ijazah nanti Disdik. KTP, KK, akte lahir ranahnya Disdukcapil. Surat nikah nanti kami koordinasi dengan Kemenag supaya bisa sekalian melayani warga," jelasnya.
Berita Terkait
-
Bangun Museum Sains dengan Biaya Rp 600 Miliar, Gibran: Saya Nggak Mau Kalah dari Jogja dan Semarang!
-
Sobat Korupsi Setnov Berhasil Kabur di Thailand, KPK: Seharusnya Bisa Ditangkap
-
Koruptor KTP Elektronik Berhasil Kabur Gara-gara Kesalahan Konyol KPK
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Kamis, 26 Januari 2023
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu