SUARA SEMARANG – Jang Geun Seok yang merupakan aktor senior asal Korea Selatan kini akan menghiasi layar hiburan drakor dalam serial terbarunya berjudul The Bait.
Setelah vakum selama kurang lebih 5 tahun, kini Jang Geun Seok pun akan memulai aktingnya dalam drakor bergenre thriller kriminal, The Bait.
Serial thriller kriminal berjudul The Bait yang dibintangi oleh Jang Geun Seok akan tayang perdana pada 27 Januari 2023, setelah perilisan poster dan trailer pertamanya pada 3 Januari 2023.
Drama Korea bergenre thriller kriminal The Bait dipersembahkan oleh Coupang Play, dan disutradarai oleh Kim Hong Sun.
Serial Coupang Play berjudul The Bait merupakan serial thriller kriminal yang melacak rahasia seputar kematian penjahat kasus penipuan terbesar dalam sejarah.
Serial kriminal ini bakalan memikat pemirsa dengan alur cerita yang menarik antara kasus pembunuhan misterius dan kasus penipuan yang mengguncang Republik Korea masa lalu.
Selain itu, alur cerita yang tak terduga dan plot twist, serta akting dari para aktor utamanya membuat drakor The Bait ini layak untuk dinantikan.
Drakor The Bait ini akan menjadi laga comeback pertama setelah 5 tahun bintang global Jang Geun Seok absen.
Kombinasi segar dari Heo Sung Tae, yang dikenal sebagai karakter penjahat sepanjang masa, dan Lee Elijah, yang akan memainkan poros antara masa kini dan masa lalu, meningkatkan ekspektasi.
Baca Juga: Pedagang Burung di Jatim Bingung Rekening Diblokir KPK, Ali Fikri Bakal Koordinasi dengan Bank BCA
Selain itu, Kim Hong Sun, sang master drakor bergenre menegangkan yang pernah menyutradarai Voice, The Guest, dan Money Heist: Joint Economic Area akan memegang megafon untuk menampilkan esensi dari film thriller kriminal yang dibuat dengan baik.
Melalui poster pertama film serial thriller The Bait, pemirsa dapat melihat sekilas konfrontasi menegangkan antara Goo Do Han (Jang Geun Suk), seorang detektif yang berusaha mengungkap kebenaran kasus tersebut.
Noh Sang Cheon (Heo Sung Tae ), penjahat yang memegang petunjuk tentang kasus penipuan masa lalu dan kasus pembunuhan saat ini.
Ungkapan sederhana namun intens bertuliskan Catch to Live vs Die to Live semakin menambah minat pada konfrontasi antara keduanya.
Secara khusus, perhatian difokuskan pada arti dari frasa paradoks singkat, Mati untuk Hidup.
Dalam trailer The Bait memperlihatkan Noh Sang Cheon yang diketahui tewas saat kabur setelah melakukan penipuan sebesar 5 triliun Won, ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Maarten Paes Belum Cukup, Jordi Cruyff Bakal Menggila Bawa Pemain Top ke Ajax
-
The Grand Platinum Jakarta Mempersembahkan "Three Signature Collaborations" Bagi 3 Perayaan Istimewa
-
Pacifiic Bike Bawa Jajaran Sepeda Motor Listrik Baru dan Umumkan Aktivitas Ekspor di IIMS 2026
-
PORSIBA FC Raih Runner Up Liga 4 Zona Sumsel, Torehan Prestasi Lebih Baik dari Musim Lalu
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Tak Mau Hubungan Cepat Bubar? Pelajari Triangular Theory of Love Ini!
-
Ketika Langit Membunuh Hujan
-
Begini Strategi Telkom Hadapi Disrupsi Teknologi dan AI
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada Human Resource hingga I Was A Stranger
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an