SUARA SEMARANG - Hakim Ziyech adalah seorang gelandang andal asal Maroko yang saat ini bermain untuk Chelsea FC.
Ia sempat menjadi salah satu transfer paling menarik musim panas lalu, setelah memimpin Ajax Amsterdam dalam kompetisi Liga Belanda dan Liga Champions Eropa.
Meski demikian, Ziyech tampaknya gagal merapat ke Paris Saint-Germain (PSG) pada akhirnya, meskipun sudah sampai di Paris.
Menurut laporan L'Equipe, ternyata ada masalah yang menyebabkan kegagalan yang dialami oleh Ziyech, yakni kesalahan saat pengiriman dokumen oleh pihak Chelsea, bahkan hal itu terjadi sebanyak tiga kali.
Meskipun belum selesai urusan peminjaman pemain tersebut, ada proses banding yang harus dijalani demi mewujudkan transfer pemain antara dua klub raksasa tersebut.
Mengingat PSG sangat ingin segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan menambah squadnya untuk mengincar trofi Liga Champions.
Banyak sekali klub raksasa lainnya yang mengincar keberadaan Ziyech ini, seperti Everton, AC Milan, AS Roma, Newcastle, Aston Villa dan lainnya.
Ziyech terpaksa dilepas oleh Chelsea, karena klub ini telah belanja banyak pemain baru untuk memperkuat klub tersebut.
Melihat kondisi Ziyech yang terlanjur berada di Paris, dirinya pun tidak bisa berkutik apapun.
Sejauh ini, belum jelas apa yang akan dilakukan Ziyech selanjutnya.
Sampai saat ini, Ziyech terus memperlihatkan kualitasnya sebagai pemain berkualitas dan membantu Chelsea meraih hasil positif di berbagai ajang.
Kita akan terus mengikuti perkembangan situasi transfer ini dan melihat apa yang akan dilakukan oleh pemain berbakat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?