SUARA SEMARANG - Rupanya HYBE bertujuan untuk memperoleh tambahan 25% saham SM Entertainment. Jika itu berhasil, total saham HYBE di SM Entertainment akan menjadi 40%.
Sebelumnya diketahui, HYBE telah setuju untuk membeli saham mantan produser eksekutif Lee Soo Man yang selama ini tercatat sebagai pemegang saham terbesar SM.
Ternyata, HYBE juga memutuskan untuk melakukan penawaran tender kepada pemegang saham minoritas SM.
Namun, langkah HYBE itu bisa menemui hambatan. Dengan kedua perusahaan, HYBE maupun SM Entertainment berada di puncak industri hiburan, perhatian difokuskan pada apakah Komisi Perdagangan yang Adil akan menyetujui tawaran tersebut setelah ditinjau.
Menurut pengungkapan elektronik Financial Supervisory Service yang dirilis pada Jumat (10/2/2023), HYBE telah menandatangani kontrak untuk mengakuisisi 3.523.420 saham SM Entertainment dari Lee Soo Man.
Kontrak tersebut dinilai seharga 422,8 miliar won (sekitar 5,064 triliun rupiah) dan berlaku pada 6 Maret. Ini berarti HYBE akan membeli saham tersebut pada harga 120 ribu won (sekitar 1,437 juta rupiah) per saham.
Saham yang akan diakuisisi oleh HYBE adalah 14,9% saham SM Entertainment (tidak termasuk saham treasury). Angka itu tepat di bawah standar pemberitahuan merger perusahaan Komisi Perdagangan yang Adil yakni sebesar 15%.
Dari 18,6% saham yang dimiliki Lee Soo Man, hanya saham yang tidak bermasalah secara hukum yang akan diserahkan terlebih dahulu kepada HYBE.
Sisa saham akan ditransfer oleh Lee Soo Man yang menggunakan opsi jual setelah persetujuan Komisi Perdagangan yang Adil diperoleh.
Baca Juga: Yoo Yeon Seok, Lee Sung Min, dan Lee Jung Eun akan Bintangi Drama Thriller Webtoon Baru
Penambahan saham yang diperlukan untuk perolehan hak pengelolaan akan dijamin melalui penawaran tender.
Dalam pengajuan, HYBE mengungkapkan niatnya untuk membeli tambahan 25,2% saham SM (5.951.826 saham) dengan total 1,14 triliun KRW (900 juta USD) dari pemegang saham minoritas.
Harga pembelian per saham juga akan menjadi 120 ribu won (13,66 triliun rupiah) per saham, yang merupakan harga premium karena 22% lebih tinggi dari harga penutupan SM hari sebelumnya, yaitu sebesar 95,5 ribu won (sekitar 1,144 juta rupiah).
Dilansir dari laman Allkpop, HYBE berencana mengamankan total 43,7% saham SM Entertainment.
Namun, angka tersebut tidak memperhitungkan jumlah saham yang beredar yang akan bertambah karena akuisisi saham baru dan kontrak obligasi konversi yang sebelumnya ditandatangani SM Entertainment dengan Kakao.
Jika saham masa depan Kakao dimasukkan, saham HYBE akan sedikit kurang dari 40%. Di sisi lain, saham Kakao paling banyak adalah 9,1%.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Bernafsu Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
WFH Demi Hemat BBM, Gubernur Herman Deru Siapkan Langkah Ini di Sumsel
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat