SUARA SEMARANG - Kerusakan rumput Stadion Gelora Delta Sidoarjo cukup parah terjadi usai acara Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).
Kerusakan rumput terjadi di beberapa titik dan paling banyak yakni rumput yang berada di tribun utama Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Jika NU, selaku pengguna akan memperbaiki kerusakan rumput Stadion Gelora Delta Sidoarjo, berikut biaya yang disebut dikeluarkan oleh Pemkab Sidoarjo untuk perawatan tiap bulannya.
Stadion Gelora Delta Sidoarjo merupakan salah satu ikon bagi Pemkab Sidoarjo sekaligus markas klub Deltras FC yang bermain di kasta kedua Liga Indonesia.
Stadion Stadion Gelora Delta Sidoarjo dengan kapasitas 35.000 penonton tersebut memiliki sejarah panjang di kancah persepakbolaan Indonesia.
Berstatus milik Pemkab Sidoarjo, pengguna Stadion Gelora Delta Sidoarjo menyewa dengan biaya tertentu dan tercatat sebagai pemasukan asli daerah (PAD).
Untuk merawat Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Pemkab Sidoarjo mengeluarkan biaya rutin pada tiap bulannya.
Pemkab Sidoarjo disebut harus mengeluarkan sekitar Rp 60 juta untuk perawatan rumput di tiga lapangan yang menjadi aset daerah.
Dengan gambaran itu, maka bisa saja untuk perawatan rumput Stadion Gelora Delta Sidoarjo per bulan bisa mencapai sepertiganya atau sekitar Rp 20 juta.
Baca Juga: Merinding, Doa Warga Uganda Untuk Ivan Gunawan Saat Pembukaan Masjid Afrika
Perawatan rumput Stadion Gelora Delta Sidoarjo itu meliputi pemangkasan ketinggian rumput berkala hingga penyiraman menggunakan sprinkle agar lebih merata.
Sementara untuk biaya penanaman rumput stadion jika dimulai dari nol, maka butuh biaya besar.
Sebagai perbandingan, Perbaikan rumput Stadion gelora Bung karno (GBK) pada tahun lalu menelan Rp 10 miliar.
Sementara Pemkab Pati melakukan penanaman rumput untuk Stadion Joyokusumo pada tahun 2020 lalu dan menelan biaya Rp 3-5 miliar.
Rumput Stadion Gelora Delta Sidoarjo diketahui rusak usai acara Harlah Satu Abad NU dan butuh beberapa bulan untuk perbaikan dan perawatan agar pulih seperti semula.***
Berita Terkait
-
Ma'ruf Amin Soal Kepastian Biaya Haji: Tunggu Besaran Subsidi yang Tepat
-
Apa Saja Tugas BPKH? Bikin DPR Emosi dan Mau Dibubarkan Buntut Biaya Haji
-
Posisi Erick Thohir di 1 Abad NU Strategis, Diprediksi Mampu Tambah Elektabilitas Jadi Cawapres
-
Erick Thohir Jadi Bakal Cawapres Kuat Berkat Kedekatan dengan NU
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Uangnya Kelihatan Baru, Eh Ternyata Palsu! Penjual Jamu di Blitar Jadi Korban
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan
-
IHSG Masih Melempem Hari Ini, Saham Prajogo Melesat
-
Rayakan HUT ke-70, Yuk Seru-seruan di Danamon Festival!
-
Dukung Petani Blora, Bulog Tingkatkan Kolaborasi demi Menjamin Penyerapan Tebu