SUARA SEMARANG – Hevearita Gunaryanti Rahayu atau akrab dipanggil Mbak Ita, Walikota Semarang yang baru diangkat beberapa waktu lalu, telah memperlihatkan komitmennya terhadap pelestarian cagar budaya di wilayahnya.
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara Seminar Nasional Sinergitas Penetapan dan Pelestarian Cagar Budaya.
Mbak Ita membagikan pengalamannya saat mendorong kawasan Kota Lama sebagai cagar budaya nasional.
Kotalama sendiri merupakan sebuah kawasan bersejarah yang terletak di Kota Lama Semarang.
Kawasan ini memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang tinggi, karena menjadi saksi bisu bagi perkembangan Kota Semarang.
Di dalamnya terdapat bangunan-bangunan bersejarah seperti Gereja Blenduk, Marba dan lainnya.
Mbak Ita menyadari pentingnya pelestarian kawasan Kotalama sebagai bagian dari warisan budaya bangsa, untuk itu ia mendorong agar Kotalama dijadikan sebagai cagar budaya nasional.
“Menjadi kawasan cagar budaya membutuhkan proses yang panjang, karena tidak mudah, kami sampai tiga kali, kita kejar,” terang Ita di Graha Utama Gedung A Lantai 3, Kompleks Kemenbudristek, Jakarta belum lama ini.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk melestarikan nilai-nilai sejarah dan arsitektur yang terkandung di dalamnya.
Baca Juga: 4 Potret Rora, Member Ketiga BABY MONSTER yang Penuh Kerja Keras
“Persepsi sudah berbeda, karena kalau cagar budaya, ya, hanya bangunannya saja. Ketika kami dicerahkan oleh tim ahli cagar budaya nasional, tidak seperti itu. Harus Lebih ditonjolkan value yang lainnya. Kalau di Kota Lama, cerita masa lalu, story telling bagaimana bisa ada Kota Lama,” terangnya.
Selain mendorong pengakuan Kotalama sebagai cagar budaya nasional, Walikota Hevearita juga melakukan beberapa upaya untuk memperbaiki kondisi kawasan bersejarah tersebut.
Salah satu upayanya adalah dengan melakukan revitalisasi kawasan Kotalama.
Dalam rangka ini, pemerintah Kota Semarang berencana untuk memperbaiki dan merenovasi bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Kotalama agar tetap terjaga keasliannya.
Selain itu, Walikota Hevearita juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pelestarian Kotalama.
Ia meminta masyarakat untuk menjaga dan merawat bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Kotalama agar tetap terjaga keasliannya.
Berita Terkait
-
Jembatan Kaca Tinjomoyo Menukik, Sempit dan Curam, Mbak Ita: Jangan Dioperasikan Dulu, Buat SOP Keselamatan dan Kelayakan
-
Bos Pakuwon Jati Temui Walikota Mbak Ita, Investasi Rp 2 Triliun Bangun Superblock The Pakuwon Mall Semarang Lokasi Bagian Atas
-
Sekjen PDIP Hasto Ungkap Kedekatan Megawati dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu, Alasan Hadir Pelantikan Walikota Semarang
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?