SUARA SEMARANG - Panser Biru angkat bicara soal laga PSIS Semarang vs Persis Solo di Stadion Jatidiri yang digelar tanpa penonton pada Jumat (17/2/2023) sore.
Ketua Panser Biru, Galih Ndog dengan tegas melarang anggotanya untuk nekat datang ke Stadion Jatidiri menonton PSIS Semarang vs Persis Solo.
Meskipun demikian, dari pihak Panser Biru tak menampik ada kekecewaan karena tak bisa langsung mendukung PSIS Semarang dalam laga derby Jateng kontra Persis Solo.
"Terus terang buat kami pasti ada rasa kecewa menyikapi surat keputusan untuk pertandingan besok. Kami dari Panser Biru selalu menghadiri rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Selasa dan Rabu 14-15 Februari 2023 di Stadion Jatidiri dengan berbgai pihak terkait," kata Galih Ndog dalam instagram resmi Panser Biru, @panserbiru2001.
"Segala daya upaya serta usaha melakukan komunikasi terkait dengan situasi dan agenda yang ada di Jawa Tengah. Akhirnya surat rekomendasi tersebut dikeluarkan. Selama ini kami selalu kooperatif dalam melakukan koordinasi sebelum dan sesudah pertandingan," tambahnya.
Dia meminta anggota Panser Biru untuk bisa mematuhi keputusan yang telah dibuat.
"Saya atas nama DPP Panser Biru mengimbau untuk keluarga besar Panser Biru baik individu anggota maupun korwil untuk tidak hadir di Stadion Jatidiri," tutup Galih Ndog.
Sebelumnya diberitakan bahwa surat rekomendasi dari Polrestabes Semarang yang berisi pertandingan PSIS Semarang vs Persis Solo digelar tanpa penonton.
Pelaksana Tugas Ketua Panpel dan juga Security Officer PSIS Semarang, Pujianto juga mengajak seluruh stakeholder yang ada untuk dapat menghormati dan menaati keputusan tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Usai Barcelona vs Manchester United Berakhir Imbang, Marcus Rashford Makin Tajam
“Menanggapi hal ini, kami berharap semua pihak dapat memahami dan menghormati rekomendasi dari kepolisian untuk tidak datang ke stadion pada laga PSIS Semarang vs Persis Solo besok,” tutup Pujianto.
Berita Terkait
-
Kondisi Persis Solo Pincang Jelang Lawan PSIS, Leonardo Medina Pastikan Anak Asuhnya Siap Tempur
-
Carlos Fortes Kenang Serunya Derby Jateng PSIS Semarang vs Persis Solo
-
Persija Jakarta Kena Comeback Bhayangkara FC, Thomas Doll: Saya Kecewa!
-
Tren Kemenangan Persija Jakarta Diputus Bhayangkara FC, Hanno Behrens Kecewa Berat
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba