SEMARANG SUARA- Berikut ini adalah ulasan dan penjelasan tentang beberapa alasan yang diperbolehkan hukum Islam untuk melakukan childfree.
Ungkapan Childfree akhir-akhir ini menjadi sesuatu yang banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan warganet.
Childfree berarti adalah pilihan sikap untuk tidak memiliki anak.
Hal ini menjadi perbincangan setelah pernyataan dari YouTuber Gitasav tentang childfree viral di berbagai platform media sosial.
Menurut Gitasav pilihan childfree merupakan resep awet muda bagi dirinya. Tentu saja hal ini menuai banyak pro dan kontra bagi warganet. Ada yang mendukung pilihan tersebut namun banyak juga menghujat pilihan Gitasav tersebut.
Dengan viralnya ungkapan childfree ini maka mulai muncul pertanyaan tentang bagaimana hukum childfree dalam Islam ?
Islam tidak secara mutlak melarang umatnya untuk melakukan childfree, namun pilihan sikap untuk childfree yang diperbolehkan dalam Islam haruslah memiliki uzur yang syar'i.
Hal ini disampaikan oleh Ustadz Fouly dalam unggahan video kajian di kanal YouTube Ustadz Fouly Official yang diunggah pada 18/2/2023 dengan judul "Childfree dalam Islam! Ustadz Fouly bahas fenomena childfree yang lagi viral"
Dalam video kajian tersebut Ustadz Fouly memberikan penjelasan tentang hukum childfree dalam Islam, berikut dengan alasan atau uzur syar'i diperbolehkannya memilih sikap untuk childfree dalam Islam.
Merangkum dari video kajian Ustadz Fouly, berikut ini adalah beberapa alasan yang diperbolehkan untuk memilih childfree dalam pandangan hukum Islam.
1. Membahayakan Nyawa
Jika seorang Ibu memiliki penyakit yang apabila dia mengandung, maka hal tersebut dapat membahayakan nyawa dirinya dan janin yang dikandungnya, maka tidak mengapa jika ibu tersebut memilih untuk tidak memiliki anak sampai kondisi fisiknya mampu untuk mengandung dan melahirkan.
2. Janda yang Sudah Pernah Punya Anak
Seorang janda yang menikah untuk dengan seorang duda dan mereka sudah pernah punya anak pada pernikahan sebelumnya, maka tidak mengapa bagi mereka memilih untuk tidak memiliki anak pada pernikahannya. Tentu saja hal ini sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak (suami-istri)
3. Sedang Dalam Masa Sibuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif
-
Gaya Casual ke Formal Look, 4 Ide Outfit ala Shin Hae Sun yang Super Chic!
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil