- Kejaksaan Agung menyita uang Rp11 miliar dan berbagai aset milik tersangka Zarof Ricar dari kantor produser Agung Winarno.
- Penyitaan dilakukan di Jakarta pada Kamis (16/4/2026) sebagai upaya pengusutan tindak pidana pencucian uang mantan pejabat Mahkamah Agung.
- Tersangka Agung Winarno diduga sengaja menyembunyikan aset hasil korupsi milik Zarof Ricar melalui kedok kerja sama produksi film.
Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan tindakan tegas dalam mengusut tuntas jaringan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar.
Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) resmi menyita uang tunai dalam jumlah fantastis senilai sekitar Rp11 miliar dari kantor milik tersangka AW atau Agung Winarno.
Sosok AW dikenal publik sebagai produser yang menggarap film berjudul 'Sang Pengadil'.
Penyitaan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan suap dan pencucian uang yang menjerat terpidana Zarof Ricar.
Berdasarkan hasil penggeledahan di kantor tersangka AW, penyidik menemukan tumpukan uang tunai yang diduga kuat merupakan aset hasil kejahatan yang sengaja dititipkan untuk disembunyikan dari jangkauan hukum.
“Kurang lebih sekitar Rp11 miliar atau Rp12 miliar untuk uang tunai,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Selain tumpukan uang tunai dalam mata uang rupiah maupun kemungkinan valuta asing, tim penyidik Jampidsus juga mengamankan berbagai aset berharga lainnya dari lokasi yang sama.
Barang bukti yang disita meliputi emas batangan, dokumen deposito, hingga sejumlah sertifikat penting. Sertifikat tersebut mencakup bukti kepemilikan tanah dan kepemilikan kebun sawit yang tersebar di beberapa lokasi.
Seluruh barang berharga tersebut diduga kuat merupakan milik Zarof Ricar yang dialihkan penyimpanannya kepada AW.
Baca Juga: Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
Mekanisme penitipan aset ini terungkap melalui penelusuran komunikasi dan dokumen yang ditemukan penyidik.
Diketahui bahwa proses pemindahan aset-aset bermasalah ini telah direncanakan sejak beberapa waktu lalu untuk menghindari pelacakan otoritas berwenang.
“Penemuan dokumen sertifikat tanah dan sejumlah uang tunai serta emas batangan tersebut berawal pada saat tahun 2025 tersangka AW dihubungi oleh Zarof Ricar untuk menitipkan dokumen-dokumen berupa sertifikat tanah, deposito atau uang, dan lain-lain dan diantar ke kantornya milik AW,” ucapnya.
Hubungan antara tersangka Agung Winarno dan Zarof Ricar ternyata tidak hanya sebatas penitipan aset, namun juga berkaitan dengan dunia industri kreatif.
Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan bahwa keduanya terlibat dalam satu proyek produksi film layar lebar berjudul 'Sang Pengadil'.
Dalam proyek tersebut, Zarof Ricar berperan memberikan dukungan finansial untuk membiayai pembuatan film yang mengangkat tema dunia peradilan tersebut.
Berita Terkait
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Baru 6 Hari Menjabat, Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend