SUARA SEMARANG - Satpam merupakan sosok yang tidak pernah lepas dari sebuah gedung perkantoran maupun lembaga.
Pekerjaan sebagai Satpam kini terbuka semakin luas karena banyak kantor baru yang dibuka usai pelonggaran aturan penanganan pandemi dan perekonomian yang membaik.
Kesempatan tersebut yang diambil oleh PT Ampuh Garda Abadi yang siap memberikan jasa layanan pengamanan, atau Satpam untuk kantor-kantor dan keperluan lainnya.
Direktur PT Ampuh Garda Abadi, Yuda Wasita Kartika Putra mengatakan bahwa pekerjaan sebagai Satpam ini dibutuhkan di masa sekarang.
Terlebih lagi, Satpam saat ini dituntut terampil dan mampu menjadi etalase sebuah perusahaan atau lembaga bahkan negara.
"Kita tahu, kalau ke Bandara, ke kantor-kantor pemerintahan, hotel dan lain sebagainya yang menyambut adalah Satpam. Mereka adalah etalase Indonesia sehingga jangan diremehkan pekerjaan satu ini," katanya dalam grand opening PT Ampuh Garda Abadi di Jalan Cinde Barat nomor 7, Kota Semarang, Selasa (21/2/2023).
Oleh karena itu, PT Ampuh Garda Abadi memastikan bahwa Satpam yang disalurkan ke perusahaan atau kantor-kantornya memiliki sertifikasi.
"Sesuai arahan Presiden, security harus punya sertifikat garda pratama. Kalau di tempat kami memang menjadi hal yang wajib," katanya.
Sementara untuk Satpam yang ditugaskan untuk melakukan supervisi pada Satpam lainnya harus memiliki sertifikat garda madya.
Baca Juga: Profil Kasatpol PP Padang Panjang Albert Dwitra, Dinonaktifkan Buntut Mobil Dinas Sengaja Dirusak
Dengan demikian, Yuda yakin bahwa Satpam jebolan dari tempatnya sudah sangat paham prosedur atau SOP pengamanan.
Selain itu, untuk mendaftarkan diri mengikuti diklat Satpam juga cukup mudah sehingga membantu untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
"Kalau di tempat kami, mulai 17 tahun hingga 50 bisa mendaftar untuk mengikuti diklat nantinya dan lulus menjadi Satpam," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Persikabo vs PSIS Nirgol di Pakansari
-
TVS Lebarkan Sayap Bisnis di Kota Semarang, Berikan Harga Khusus Rp 5 Juta
-
BRI Liga 1: Hadapi Persikabo 1973 di Pakansari, PSIS Semarang Waspadai Kebangkitan Lawan
-
Link Live Streaming Persikabo 1973 vs PSIS Semarang di BRI Liga 1, 21 Februari 2022
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Apakah Istri Selingkuh Wajib Diceraikan? Begini Hukumnya Menurut Islam
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Nobar Film "Pesta Babi" di Unram Dibubarkan, Wakil Rektor: Saya Hanya Menjalankan Perintah
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Drama China Love Between Lines: Dimulai dari Permainan, Menjadi Perasaan
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan