SUARA SEMARANG - Beredar informasi perihal nasib Hugo Samir dan Ronaldo Kwateh yang dicoret pelatih Shin Tae Yong dari gelaran Piala Asia U20 Uzbekistan.
Hugo Samir dan Ronaldo Kwateh bahkan ditulis telah melakukan pelanggaran indisipliner dan memiliki sikap sombong yang tak disukai STY.
Informasi itu disampaikan oleh akun youtube Kreator Bola pada Selasa (28/2/2023) dan unggahan itu telah ditonton sebanyak 5.300 kali hingga Rabu pagi.
Dalam thumbnail unggahan tersebut, memperlihatkan gambar Hugo Samir, Ronaldo Kwateh dan Ketum PSSI Erick Thohir.
Dibawah foto Hugo Samir terdapat kalimat "Dicoret Akibat Sombong Telat Terus Ikuti Latihan di Uzbekistan".
Sementara ada kalimat kutipan lain yang menuliskan "PSSI: 2 pemain ini kami blacklist untuk Piala Dunia" yang seolah-olah disampaikan oleh Erick Thohir sebagai Ketum anyar federasi sepakbola di Indonesia.
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran semarang.suara.com perihal isi dari unggahan di akun youtube yang berjudul "DIPULANGKAN TIDAK HORMAT!! PEMAIN TIMNAS LAKUKAN TINDAKAN TAK SERONOH DI UZBEKISTAN" tersebut tak ada kaitannya dengan Hugo Samir dan Ronaldo Kwateh.
Video tersebut memang membahas perihal komentar Shin Tae Yong yang jengah dengan tindakan kurang disiplin anak-anak muda Indonesia seperti menaruh sepatu tidak pada tempatnya.
Baca Juga: Jeonnam Dragons Ubah Posisi Asnawi Mangkualam, Jadi Keuntungan Shin Tae Yong Mainkan Kapten Timnas
Shin tae Yong juga menyampaikan perihal adanya pemain tak disiplin meski tak dijelaskan tindakan indisipliner seperti apa.
Namun, dalam video tersebut sama sekali tak menyebutkan nama Hugo Samir dan Ronaldo Kwateh maupun Erick Thohir.
Shin tae Yong hanya mengajak para pemain muda Indonesia lebih disiplin di luar lapangan karena itu menjadi cerminan di dalam lapangan.
Shin Tae Yong yakin Garuda Muda yang dimotori oleh Hugo Samir dan Ronaldo Kwateh mampu berprestasi jika masalah-masalah sepele bisa diatasi.
Kesimpulan
Dengan tak adanya penjelasan soal indisipliner seperti apa yang dilakukan oleh Hugo Samir dan Ronaldo Kwateh, maka tidak ada kesesuaian antara thumbnail dan isi video tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Didepak Erick Thohir dari Timnas Indonesia? Begini Penjelasan Ketua Umum PSSI
-
Shin Tae-yong: Panggung Ini Menunjukan Kita di Level Mana, Pada Pertandingan Piala AFC U-20 2023
-
Sulthan Zaky Menjadi Pemain Termuda di Piala AFC U-20 2023 Baru Berusia 17 Tahun
-
Jeonnam Dragons Ubah Posisi Asnawi Mangkualam, Jadi Keuntungan Shin Tae Yong Mainkan Kapten Timnas
-
Dijuluki Tembok China, Shin Tae Yong Bisa Panggil Bek Keturunan Tionghoa Tanpa Naturalisasi Duet Elkan Baggot
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Mobil yang Nggak Bikin Orang Tua Tekor: Irit, Pajak Murah, Pas untuk Anak Muda dan Mahasiswa
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer