SUARA SEMARANG - Pratama Arhan memenangi duel speed melawan pemain Tokyo Verdy lainnya.
Setidaknya ada 9 pemain Tokyo Verdy yang dilewati oleh Pratama Arhan sehingga menjadi yang terbaik dalam sesi tersebut.
Banyak yang mendoakan, jika kecepatan Pratama Arhan ini dilirik oleh pelatih Tokyo Verdy Hiroshi Jofuku sehingga bisa menjadi pemain reguler klub.
Dalam sebuah momen yang diunggah oleh akun resmi Tokyo Verdy, Pratama Arhan dan pemain lainnya sedang menjalani latihan fisik.
Masing-masing berbaris dan bersiap melakukan sprint untuk melatih kecepatan para pemain klub yang bermarkas di Stadion Ajinomoto tersebut.
Diantara para pemain tersebut ada Pratama Arhan, bek kiri Timnas Indonesia yang juga telah melakukan ancang-ancang untuk segera sprint.
Begitu diberikan aba-aba oleh pelatih, semua pemain berlari santai ke sisi seberang lapangan dan begitu sampai di sisi lapangan, langsung diminta melakukan sprint.
Dari 10 pemain yang melakukan sprint berbarengan tersebut, kecepatan Pratama Arhan begitu terlihat dan nampak ia ingin menunjukkan kecepatan yang menjadi salah satu kelebihannya.
Dari video tersebut, setidaknya 7 pemain tertinggal beberapa langkah dari Pratama Arhan, dan 2 lainnya bisa mendekati kecepatan pemain yang sebelumnya bermain untuk PSIS Semarang.
Baca Juga: Jadi "Kiper" Penyelamat, Asnawi Mangkualam Disebut Monster oleh Penjaga Gawang Jeonnam Dragons
Melihat kecepatan Arho - panggilan untuk Pratama Arhan, fans di Indonesia berharap pelatih Tokyo Verdy melihat kelebihan yang dimiliki pemain Indonesia tersebut.
"Cepet bgt arho lari ny," tulis akun @andrawistra di instagram @tokyo_verdy.
"Ayo arhan harus lebih kerja keras daripada pemain jepang biar bisa jadi bahan pertimbangan pelatih," @alirahmansya.
Sejauh ini, Tokyo Verdy sudah memainkan 2 laga di Divisi 2 Liga Korea Selatan tersebut dan hasilnya sekali menang dan sekali kalah.
Baru mendapatkan 3 poin, saat ini Tokyo Verdy yang dibela Pratama Arhan sejak musim lalu itu terdampar di posisi ke 10 dan bersiap melawan Ventforet Kofu pada Minggu (5/3/2023).***
Berita Terkait
-
Bukan Alfeandra Dewangga, Shin Tae-yong Panggil Bek Muda PSIS Semarang Ini untuk TC Timnas di SEA Games
-
CEK FAKTA : Marselino Ferdinan Beri Kejutan Gabung Timnas Indonesia Piala Asia U20 Lawan Suriah
-
Shin Tae-yong Didepak Erick Thohir dari Timnas Indonesia? Begini Penjelasan Ketua Umum PSSI
-
Jeonnam Dragons Ubah Posisi Asnawi Mangkualam, Jadi Keuntungan Shin Tae Yong Mainkan Kapten Timnas
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap