SUARA SEMARANG - Kapendam IV/ Diponegoro Kolonel Inf Bambang Hermanto, S.IP. mengungkapkan bahwa kejadian oknum TNI bentak pengendara yang viral di media sosial adalah murni karena salah paham.
Kapendam juga menyebut identitas oknum tersebut adalah ES anggota TNI dari Kodim 0733/Kota Semarang, yang bentak dan hunus senjata tajam saat cekcok dengan pengendara mobil di Jalan MH Thamrin Kota Semarang.
Komitmen Pimpinan TNI/TNI AD untuk menegakkan aturan hukum yang berlaku, oleh karenanya tentu satuan di mana oknum anggota ES berdinas, akan melaksanakan langkah dan tindakan sesuai prosedur hukum dalam menangani permasalahan yang terjadi secara profesional dan proporsional.
Kekinian, pihak Satuan Kodim 0733/KS telah mengambil langkah diantaranya telah meminta keterangan terhadap oknum anggota ES serta telah berkoordinasi dengan intansi terkait untuk mendapatkan alat bukti lainnya.
Dilain pihak Satuan Kodim 0733/KS juga akan mendatangi dan mempertemukan pengendara mobil Sienta yang sudah diketahui identitasnya, untuk dilakukan upaya mediasi diantara kedua belah pihak.
Ditambahkan Kapendam bahwa sebagai warga negara, semua punya hak yang sama di manapun berada termasuk di jalan raya. Hak memakai jalan raya, hak merasa aman di jalan raya, dan hak merasa nyaman di jalan raya.
"Mari kita saling mengingatkan sesama pengguna jalan raya agar berperilaku baik saat berkendara serta mematuhi peraturan lalu-lintas yang berlaku. Saling menghormati dan menghargai sesama pengguna jalan raya agar tercipta keamanan dan kenyamanan di jalan," kata Kapendam IV/Diponegoro, dalam keterangannya Minggu 5 Maret 2023.
Hingga berita ini dikeluarkan kedua belah pihak dalam upaya dimediasi, membicarakan secara kekeluargaan dan saling memaafkan serta melakukan kesepakatan untuk tidak melanjutkan ke ranah hukum.
Kronologi kejadian
Baca Juga: Oknum TNI yang Viral Bentak dan Bawa Senjata Tajam di Semarang Diperiksa Pomdam IV Diponegoro
Baru-baru ini viral di media sosial tentang anggota TNI dari Kodim 0733/Kota Semarang yang terlihat adu mulut dengan seorang pengendara di Jl. MH. Thamrin Kota Semarang.
Kronologi perselisihan tersebut terjadi pada Jumat, 3 Maret 2023 sekitar pukul 06.45 WIB.
Bermula dari kendaraan mobil Toyota Sienta Silver dengan Nopol H 1531 HS yang dikendarai oleh seorang laki-laki memepet mobil Honda Freed B 1155 JA yang dikendarai oknum anggota inisial ES, di Jl. Gajah Mada.
Menurut oknum anggota ketika dimintai keterangan awal, menyatakan bahwa kendaraan Toyota Sienta tersebut terus menghalanginya saat berada di sepanjang Jl. Gajahmada Kota Semarang sampai dengan belok ke kiri menuju Jl. MH. Thamrin.
Merasa jalannya terganggu dan menurutnya pengendara mobil Toyota Sienta kurang memperhatikan keselamatan pengendara lain di jalan raya, akhirnya oknum anggota ES mempunyai niat untuk menghentikan dan memberikan peringatan kepada pengendara mobil Toyota Sienta.
Sesampainya di trafic light Jl. MH. Thamrin, oknum anggota ES mengentikan mobilnya lalu menghampiri dan menegur pengendara mobil Toyota Sienta yang ada di belakangnya.
Kemudian terjadi cek-cok mulut karena keduanya sama-sama merasa benar, hingga akhirnya membuat Oknum anggota ES terprovokasi dan terpancing emosinya, kemudian kembali ke mobilnya untuk mengambil sangkur yang merupakan kelengkapan baju dinasnya (PDL).
Pada saat terjadi cek-cok tersebut, rupanya ada pengendara mobil di belakang mobil Toyota Sinta yang mengambil video yang selanjutnya di upload di media sosial hingga akhirnya viral.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Aksi Haru .Feast di Panggung RI Fest 2026, Ajak Penonton Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT
-
Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10
-
Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN
-
Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus
-
Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran