SUARA SEMARANG – TikTok merupakan salah satu aplikasi berbagi video pendek yang cukup populer di masyarakat saat ini.
Namun demikian tak jarang konten yang ada memberikan pengaruh yang buruk bagi remaja atau anak dibawah umur.
Untuk itu TikTok saat ini dikabarkan tengah mengembangkan alat yang memungkian orang tua untuk mencegaj anak remaja mengankses konten tertentu yang dinilai memberikan pengaruh buruk.
Dikutip dari Antara, fitur control orang tua ini tengah dalam pengembangan dengan melibatkan organisasi pengasuh anak, pemuda dan organisasi masyarakat sipil.
Nantinya anak remaja tidak bisa melihat konten dengan kata atau tanda paga tertentu.
Selain itu TikTok juga mengumkan fitur pembatasan jumlah waktu penggunaan di aplikasi, dimana pengguna dibawah 18 tahun memiliki batas waktu satu jam perhari.
Kemudian remaja harus memasukkan kode sandi untuk lanjut menggunakan aplikasi TikTok.
Jika mereka memilih untuk menghapus batas haruan dan menggunakan TikTok selama lebih dari 100 menit perhari, aplikasi akan menampilkan peringatan yang meminta mereka untuk menetapkan batas waktyu penggunaan.
Sebelumnya TikTok juga menghadapi kritik karena tidak memberi perlindungan cukup bagi remaja dalam mencegah akses konten yang tidak pantas.
Baca Juga: 5 Tips Hidup Hemat Ini Wajib Diterapkan, Salah Satunya Tidak Berutang?
Aplikasi yang sangat populer di kalangan pengguna muda itu juga telah dilarang dari ponsel milik pemerintah di Amerika Serikat, Kanada, dan negara lain karena masalah keamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi