SUARA SEMARANG – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bakal gunakan strategi menyerang dalam laga FIFA Matchday malam ini antara Indonesia vs Burundi.
Dengan modal kemenangan di pertandingan pertama, squad Garuda akan lebih pede untuk bermain total malam ini.
Pertandingan kedua antara Indonesia vs Burundi akan berlangsung malam ini pukul 20.30 WIB di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Timnas Indonesia akan kembali berhadapan dengan Tim Burundi dalam laga FIFA Matchday kedua malam ini, setelah pertandingan pertama Indonesia meraih kemenangan.
Marc Klok dan kawan-kawannya akan berusaha keras mengikuti arahan sang pelatih Shin Tae-yong untuk menyerang ke kandang Burundi.
Pada pertandingan sebelumnya, skuad Garuda berhasil mengalahkan Burundi dengan skor 3-1 di tempat yang sama.
Gol dari Timnas Indonesia dicetak oleh Yakob Sayuri, Dendy Sulistyawan, dan Rizky Ridho, sedangkan gol satu-satunya dari Burundi dibuat oleh Niyongabire.
Timnas Indonesia menguasai permainan di babak pertama, dengan pola menyerang dan menghasilkan 3 gol hingga akhir babak.
Hanya saja, pada babak kedua, skuad garuda kurang maksimal sehingga mudah sekali bagi Burundi untuk melancarkan serangannya.
Baca Juga: Wow! AKP Agnis Juwita Manurung Viral di Media Sosial TikTok, Ternyata Karena Hal Ini
Pada pertandingan pertama, Burundi sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Timnas Indonesia, sehingga akan bermain lebih hati-hati pada pertandingan malam ini.
Sedangkan bagi Timnas Indonesia, Pelatih Shin Tae-yong kemungkinan akan menerapkan strategi menyerang.
Dengan menerapkan pola permainan menyerang, diharapkan Timnas Indonesia bisa meraih gol lebih cepat seperti pada pertandingan pertama saat melawan Burundi.
Selain itu, dengan kemenangan di pertandingan pertama beberapa waktu lalu dapat menjadi modal rasa percaya diri bagi Timnas asuhan Shin Tae-yong.
Akan tetapi, Timnas Indonesia pun harus tetap waspada terhadap serangan balik Burundi yang mampu menembus pertahanan.
Terlebih lagi saat babak kedua, faktor kelelahan seringkali menjadi kekurangan dari Timnas Indonesia yang membuat serangan lawan bisa masuk ke lini pertahanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Harga Pertamax Naik, Pengamat: Momen Evaluasi Gaya Hidup
-
Warkop DKI: Petualangan Kocak Trio Legend Berburu Cuan di Era Digital
-
IRT di Siak Tewas Diserang Buaya, Sempat Diseret ke Dalam Sungai Metas
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?
-
7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki