/
Jum'at, 31 Maret 2023 | 16:14 WIB
Resiko Hadapi Netizen, Deddy Corbuzier dan Arya Sinulingga Bahas Batalnya Piala Dunia U-20, Ternyata Seperti Ini. (YouTube Deddy Corbuzier.)

SUARA SEMARANGDeddy Corbuzier pun akhirnya membahas tentang batalnya Piala Dunia U-20 yang sebelumnya akan diadakan di Indonesia. 

Dalam podcast tersebut, Deddy Corbuzier menghadirkan bintang tamu Arya Sinulingga yang merupakan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2023 – 2027.

Sebenarnya apa yang terjadi sampai akhirnya Piala Dunia U-20 yang awalnya akan dilaksanakan di Indonesia ini batal?

Itu semua menjadi pembahasan menarik antara Deddy Corbuzier dengan Arya Sinulingga tentang batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia. 

Dengan pembahasan mengenai batalnya Piala Dunia di Indonesia, mereka berdua pun berani mengambil resiko apabila mendapatkan serangan dari netizen di tanah air.

Deddy Corbuzier membuka podcast dengan membacakan sebuah statement dari Hokky Caraka yang merupakan striker Garuda Muda.

Dalam statement tersebut berbunyi, “Berjuang untuk kemerdekaan orang lain tapi kalian merusak impian anak-anak bangsa sendiri, mimpi indahlah kawan-kawan sampai jumpa lagi.”

Mendengar kabar buruk tentang dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tersebut, membuat tim Garuda Muda menangis.

Tidak terbayang sebelumnya, Indonesia bisa ikutan Piala Dunia, apalagi menjadi tuan rumah perhelatan acara internasional.

Baca Juga: Playground untuk Orang Dewasa Viral di Media Sosial TikTok, Bisa Bikin Kamu Keenakan dan Ketagihan

Arya menjelaskan, bahkan 50 tahun lagi belum tentu akan ada dan mendapatkan kesempatan untuk bermain di Piala Dunia U-20.

Inilah impian anak-anak muda yang akhirnya kita kubur dengan gagalnya sebagai tuan rumah gelaran acara terbesar di dunia sepakbola U-20.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menekankan agar dipisahkan antara kepentingan politik dengan sepakbola, sesuai dengan prinsip yang dianut oleh PSSI.

FIFA pun sama, selalu memisahkan antara kepentingan politik dengan sepakbola, begitu juga dengan federasi Palestina yang tergabung menjadi anggota FIFA. 

Bahkan dalam lawatan Dubes Palestina untuk Indonesia menyampaikan hal yang sama seperti apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, jangan campur adukkan antara sepakbola dengan politik. 

Deddy dan Arya pun menjadi bingung yang menjadi dasar kenapa harus menolak Israel padahal Palestina pun tak masalah dengan hal itu. 

Load More