SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong berharap naturalisasi Justin Hubner berlanjut, karena ada target yang harus diselesaikan tahun ini.
Setidaknya ada dua target yang harus diselesaikan oleh Shin Tae Yong, hasil itu akan mempengaruhi posisi Timnas Indonesia di dunia dan Asia.
Disisi lain, saat ini masa kontrak Shin Tae Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia segera usai dan sudah pasti banyak negara yang melirik pelatih asal Korea Selatan ini.
Dua agenda terdekat yang harus dikerjakan oleh Shin Tae Yong adalah mempersiapkan Timnas Indonesia melawan Palestina.
Pertemuan Timnas Indonesia dan Palestina tersebut adalah FMD yang dilaksanakan di bulan Juni 2023 mendatang.
Kemenangan akan membawa anak asuh Shin Tae Yong naik di ranking dunia, setelah beberapa pekan lalu naik dari 151 ke 149 dunia.
Hal itu juga akan menjadi pembuktian bagaimana kesolidan dan kekuatan Timnas Indonesia.
Selanjutnya ada agenda kualifikasi Piala Asia tahun 2024 yang juga mesti dipersiapkan mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.
Untuk itu, naturalisasi tiga pemain diharapkan oleh Shin Tae Yong tetap berlanjut. Mereka adalah Justin Hubner, Ivar Jenner dan Rafael Struick.
Baca Juga: Rekor Musim Dicatat Marselino Ferdinan Saat Bawa KMSK Deinze Gasak SL16 : Hasil dan Klasemen
Hal itu jelas tidak mudah, alasan-alasan nonteknis bisa mengganggu persiapan Timnas Indonesia.
Salah satunya masa kontrak Shin Tae Yong yang tinggal beberapa bulan lagi. Berdasarkan transfermarkt, masa kerja Coach Sin di Indonesia hanya sampai Desember 2023.
Padahal, sebelumnya ia juga dilirik oleh negara-negara yang lebih kuat dari Indonesia untuk melatih Timnas mereka.
Sebut saja Thailand yang hampir saja mendapatkan tanda tangan Shin Tae Yong sebelum akhirnya resmi menangani Timnas Indonesia.
Sementara China juga menaruh hati padanya karena segudang catatan asik bersama Timnas Korea.
Maka, bisa saja menjelang akhir masa kerjan Shin Tae Yong di Indonesia, akan ada negara-negara lain yang akan mendekati dan menyodorkan kontrak.***
Berita Terkait
-
Rusuh Yasser Arafat Cup 2023, Timnas Israel Dicoret Digantikan Indonesia di Piala Dunia U20 ?
-
Susul Thailand, Shin Tae Yong : Timnas Indonesia Bukan Lagi Tim Level ASEAN
-
STY Pecahkan Rekor Timnas, Shin Tae Yong Peringkat Terbaik 11 Tahun Terakhir
-
Nyesek, Shin Tae Yong Dipaksa 2 Kali Bongkar Pasang Skuad Timnas Kini Terancam Gagal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan