SUARA SEMARANG - Terbongkar, pelatih Shin Tae Yong ternyata sudah dua kali bongkar pasang skuad Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U20.
Meski sudah dua kali merombak, namun pasukan Garuda di bawah Shin Tae Yong justru malah terancam gagal.
Hal itu bermula saat Shin Tae Yong menandatangani kontrak sebagai pelatih Timnas Indonesia pada tahun 2020 silam.
Saat itu, salah satu agenda Shin Tae Yong di Indonesia adalah mempersiapkan Timnas untuk tampil di Piala Dunia U20.
Selain Indonesia jadi tuan rumah, Timnas arahan Shin Tae Yong juga diminta membuat kejutan dengan menampilkan permainan yang bagus di ajang internasional tersebut.
Kenyataanya, saat Shin Tae Yong sudah mempersiapkan ia terpaksa harus merombak skuda yang ada.
Hal itu disebabkan pandemi Covid 19 yang menyebabkan jadwal Piala Dunia U20 dimundurkan.
Sedianya Piala Dunia U20 di Indonesia akan digelar pada tahun 2021 lalu, namun kemudian ditunda menjadi 2023.
Jelang turnamen tersebut, Shin Tae Yong harus menyusun skuad lagi untuk Timnas Indonesia.
Baca Juga: Nasib Pasukan Shin Tae Yong Usai FIFA Tunjuk Peru, Daftar Peserta Jadi Berubah?
Hal itu berkaitan dengan regulasi batas usia yang telah ditetapkan oleh FIFA, dan tidak boleh melebihi sebagaimana ketentuan.
Maka, sejumlah pemain terpaksa dicoret dan digantikan dengan pemain-pemain muda, meski Shin Tae Yong harus memulai dari nol lagi.
Hal itu pun tak mudah, karena Shin Tae Yong harus mencari pemain muda di saat kompetisi di Indonesia tak berjalan dna kemudian sistem buble.
Meski akhirnya kompetisi berjalan lagi, namun Shin Tae Yong cukup kesulitan dengan kebugaran para pemain karena liga tak berjalan cukup lama.
Saat semuanya sudah siap dan tinggal beberapa pekan lagi, Shin Tae Yong justru dipusingkan dengan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah.
Saat ini masih simpang siur apakah jadi digelar di Indonesia atau dialihkan ke negara lain.
Berita Terkait
-
Instagram Ganjar Pranowo Diserang Netizen: Kalo PSSI di Banned, Mau Tanggung Jawab Pak?
-
Nasib Pasukan Shin Tae Yong Usai FIFA Tunjuk Peru, Daftar Peserta Jadi Berubah?
-
Striker Garnacho dkk Gantikan Indonesia Jadi Finalis Piala Dunia U20? Bagaimana Nasib Skuad Shin Tae Yong
-
Shin Tae Yong Siap-Siap Lepas Bek Andalan ke Rayo Vallecano, Kecewa Timnas Spanyol Tak Melirik
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'