SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong dengan tegas mengatakan Asnawi Mangkualam cs kini bukan lagi tim di level ASEAN.
Timnas Indonesia disebut Shin Tae Yong telah naik kasta di level Asia dan artinya menyusul dua negara lain yakni Vietnam dan Thailand.
Namun, Shin Tae Yong menandaskan hal itu bisa tercapai dan konsisten jika Timnas berhasil memperbaiki dua syarat.
Saat ini Timnas Indonesia asuhan pelatih asal Korea Selatan sedang dalam tren yang bagus, yakni menuai kemenangan di laga internasional dan naik di peringkat dunia.
Ranking 149 menjadi posisi terbaik Indonesia dalam 11 tahun terakhir dan Shin tae Yong mampu memberikan catatan tersebut.
Shin Tae Yong yang menangani Timnas Indonesia semenjak tahun 2020 mengatakan Asnawi Mangkualam cs memiliki modal yang berharga untuk naik level.
Timnas Indonesia bisa saja sejajar dengan Thailand atau Vietnam atau negara kuat Asia lainnya sehingga lebih diperhitungkan di kancah persepakbolaan dunia.
Dua syarat yang disematkan Shin Tae Yong adalah mentalitas tim dan mental individu pemain.
Untuk itu, Shin Tae Yong pernah mendorong pemain-pemain muda Indonesia menjajal atmosfer liga di luar negeri.
Hal itu secara otomatis akan meningkatkan kemampuan adaptasi, skil karena memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan liga di tanah air.
Diantara pemain yang ia dorong berkarir di luar negeri adalah Asnawi Mangkualam yang kini di jeonnam Dragons Korea Selatan dan Pratama Arhan di Liga Jepang.
Shin Tae Yong juga memberikan porsi latihan berat pada para pemain muda Indonesia yang tergabung di Timnas.
Bukan menjadi rahasia lagi jika mentalitas merupakan pekerjaan rumah para pelatih di Indonesia.
Individu pemain Timnas Indonesia dinilai memiliki skil yang bagus namun tak optimal saat diatas lapangan disebabkan kalah mental terlebih dahulu.
Shin Tae Yong berharap dua syarat tersebut bisa dimiliki pemain Indonesia dan saatnya bersaing di level tertinggi di Benua Asia.***
Berita Terkait
-
STY Pecahkan Rekor Timnas, Shin Tae Yong Peringkat Terbaik 11 Tahun Terakhir
-
Nyesek, Shin Tae Yong Dipaksa 2 Kali Bongkar Pasang Skuad Timnas Kini Terancam Gagal
-
FA Cup, Asnawi Mangkualam Bawa Jeonnam Dragons Lolos Putaran Kedua Dengan Syarat...
-
TOP Statistik Marselino Ferdinan Ungguli Asnawi dan Pratama Arhan, Buka Jalan ke Eropa
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis