SUARA SEMARANG - Perseteruan Thomas Doll dan Shin Tae Yong bisa jadi selesai dengan keputusan terbaru PSSI disampaikan Indra Sjafri menjadi solusi bagi Timnas dan klub.
Dirtek sekaligus pelatih Timnas U22 Indra Sjafri menyampaikan PSSI telah menghapus salah satu program yang ditengarai sebagai penyebab silang pendapat Shin Tae Yong dengan Thomas Doll.
Menurut Indra Sjafri, PSSI telah menghapus TC jangka panjang yang sering kali dilakukan oleh Timnas.
Indra Sjafri menegaskan jika TC jangka panjang juga tidak dilakukan oleh negara-negara dengan persepakbolaan maju.
Alasanya, pemain-pemain muda berkembang di level klub sebagaimana yang disampaikan oleh pelatih Persija Thomas Doll sebelumnya.
Tak hanya Thomas Doll, pelatih-pelatih lain seperti Luis Milla dan juga Bernardo Tavares juga berpandangan yang sama.
Kompetisi Liga adalah bentuk "training jangka panjang" yang sesungguhnya bagi para pemain muda.
Indra Sjafri menyampaikan jika kedepan tak ada lagi TC jangka panjang dan pemain bisa bermain secara reguler di klub.
Sebelumnya, TC jangka panjang Timnas ini telah menimbulkan polemik antara Shin Tae Yong dengan pelatih-pelatih kenamaan di Liga 1.
Baca Juga: Kebetulan? 4 Kali Asnawi Mangkualam dkk. Main Pakai Jersey Kuning Tak Pernah Menang di Kandang
Pihak klub enggan melepas para pemain mudanya untuk TC jangka panjang karena dibutuhkan klub untuk mengarungi liga.
Hal itu pun menimbulkan saling kritik antara Shin Tae Yong dan Thomas Doll yang menjadi pelatih klub dengan pemain terbanyak yang masuk TC jangka panjang.
Dengan keputusan PSSI yang disampaikan oleh Indra Sjafri tersebut menjadi solusi panasnya hubungan antara Shin Tae Yong dan Thomas Doll.***
Berita Terkait
-
Jadi Pengkhianat, Shin Tae Yong Ikuti Jejak Guus Hiddink di Piala Asia 2023?
-
Kontrak Shin Tae Yong Diperpanjang Hingga 2027? Erick Thohir Dibandingkan Iwan Bule
-
FIFA Tunjuk Indonesia, Eks Chelsea Saingi Shin Tae Yong Tangani Timnas U17 di Piala Dunia?
-
Erick Thohir Ingin Kalahkan Keisuke Honda, Pasukan Indra Sjafri Belum Aman di SEA Games
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung