SUARA SEMARANG - Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan berpeluang main di J1 League atau kasta tertinggi di Liga Jepang musim depan.
Klub Pratama Arhan, Tokyo Verdy begitu perkasa musim ini di Liga 2 Jepang dan masuk di papan atas.
Mengoleksi 5 kemenangan, Klub yang dibela Pratama Arhan semenjak musim lalu tersebut duduk di posisi ketiga.
Artinya, saat ini Tokyo Verdy ada di zona promosi dan Pratama Arhan bisa bermain di J1 League musim depan.
Sesuai regulasi, 2 klub di posisi teratas akan dapat tiket langsung dan klub Pratama Arhan tersebut bisa mendapatkan tiket dengan jalur playoff.
Dari posisi 2-6 bisa berebut tiket untuk bermain di kasta tertinggi LIga Jepang musim berikutnya.
Berada di posisi ketiga dengan 16 poin, Tokyo Verdy mengungguli sejumlah klub-klub kuat seperti Jubilo Iwata dan Vegalta Sendai.
Namun di laga terakhir, Pratama Arhan dkk di luar dugaan kalah dari Shimizu S-Pulse 2-1 yang bermain di kandang lawan.
Melihat peluang besar promosi di J1 league itu bisa menjadi salah satu alasan Pratama Arhan bertahan di Tokyo Verdy.
Baca Juga: CEK FAKTA Son Heung Min Komentari 2 Assist Asnawi Mangkualam dan Diincar Klub Liga Inggris
Meski jarang dimainkan, Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan tetap bertahan di Tokyo Verdy.
Padahal, semenjak musim lalu, Pratama Arhan kesulitan menembus pemain utama atau cadangan Tokyo Verdy.
Bahkan di musim ini, Pratama Arhan belum sekalipun mendapatkan kesempatan bermain atau duduk di line up cadangan yang dibawa di bench.***
Berita Terkait
-
Thomas Doll Menang, Indra Sjafri Sampaikan Keputusan PSSI Metode Latihan Shin Tae Yong Diubah
-
Jadi Pengkhianat, Shin Tae Yong Ikuti Jejak Guus Hiddink di Piala Asia 2023?
-
Kontrak Shin Tae Yong Diperpanjang Hingga 2027? Erick Thohir Dibandingkan Iwan Bule
-
Rompi Merah Pratama Arhan, Kode Main Pelatih Tokyo Verdy Jelang Lawan Shimizu S-Pulse?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha