SUARA SEMARANG - Gelaran pasar sembako murah atau Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) di Kota Semarang akan berlanjut setelah Lebaran.
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita menyatakan program Pak Rahman sukses digelar saat Ramadhan dan bakal dilanjutkan setelah Lebaran.
Hal ini setelah melihat antusias masyarakat yang berbelanja di tiap Pak Rahman yang digelar pada empat kecamatan sebagai projek awal.
"Pada awal ramadhan ini Dinas Ketahanan Pangan mencanangkan 3 hingga 4 tempat saja. Saya bilang kenapa enggak semua kecamatan sebab antusias masyarakat sangat mendukung," kata Mbak Ita menghadiri Pak Rahman di Kantor Kecamatan Mijen, Selasa 18 April 2023.
Mbak Ita menyebut Pak Rahman tak hanya terbatas pada lokasi di kecamatan dan kelurahan saja.
Juga di Polsek dan tempat ibadah seperti masjid dan gereja, hal ini akan mempermudah masyarakat yang tak sempat berkunjung ke kecamatana atau kelurahan.
"Karena terbukti harga sangat murah kayak telur, minyak, daging dan antusias warga senang dan sangat suport insyallah program ini terus berjalan," katanya.
Kepada masyarakat, Mbak Ita memastikan program Pak Rahman tidak menutup kemungkinan akan digelar setiap sebulan sekali. Sebab dari masyarakat dan suplier sudah menyanggupi.
"Terkait Pak Rahman ini rupanya membantu masyarakat bahkan minta sebulan sekali sebab seperti kebiasaan rumah tangga belanja sebulan sekali," katanya.
Baca Juga: Cerita Pengalaman Walikota Semarang, Mbak Ita Dorong Kotalama sebagai Cagar Budaya Nasional
Pada gelaran Pak Rahman di Kecamatan Mijen beberapa jenis sembako bisa didapatkan masyarakat dengan harga sangat terjangkau.
Seperti minyak goreng kemasan 1 liter diharga Rp 17 ribu, beras premium kemasan 5 kg dihargai Rp 65 ribu. Kemudian gula pasir 1 kg harga Rp 13 ribu, telur Rp 19 ribu perkilo, bawang merah atau putih Rp 15 ribu dan serba 3 jenis sayuran Rp 10 ribu.**
Berita Terkait
-
Ngalirisi Pedagang Mbak Ita Pimpin 2000 ASN Pemkot Semarang yang Terima THR Belanja di Pasar Johar
-
Warga Semarang Boleh Bagi Takjil Puasa Ramadhan, Mbak Ita: Jangan di Pinggir Jalan
-
Mbak Ita Semprot Satpol PP, Dishub dan Disperindag, Pedagang Dugderan Masih Tutupi Jalan: Kok Tidak Sesuai Kesepakatan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat