SUARA SEMARANG - Bek Timnas Vietnam Doan Van Hau ramai dikabarkan menuju Indonesia dan Persija Jakarta pun disebut menjadi pelabuhannya.
Persija Jakarta dinilai menjadi klub yang tepat bagi Doan Van Hau karena memiliki tipikal disiplin tinggi.
Selain itu, Doan Van Hau juga masih berusia muda sehingga bisa meraih kesuksesan di Persija Jakarta di musim depan.
Munculnya rumor kedatangan Doan Van Hau di Indonesia bermula dari media Vietnam yang mengabarkan akan hal itu.
Jika benar demikian, maka Doan Van Hau tak betah di klubnya saat ini Cahn FC yang baru dibela pada awal 2023.
Doan Van Hau sebelumnya pernah bermain untuk Ha Noi FC dan Heerenveen yang seketika menaikkan nilai jual.
Saat ini tercatat, nilai jual Doan Van Hau mencapai Rp 4,78 miliar dan diperkirakan harga yang sama harus dikeluarkan oelh Persija Jakarta jika ingin menebusnya dari Cahn FC.
Jika bermain di Persija Jakarta, maka Thomas Doll bisa menempatkan Doan Van Hau di sisi kiri pertahanan.
Doan Van Hau dikenal memiliki kaki kiri yang kuat dan mematikan. Ditambah lagi postur tubuh menjulang mencapai 185 cm tentu akan menjadi pertimbangan.
Soal mental, Doan Van Hau bisa jadi adalah yang terbaik. Hal itu ditunjukkannya saat laga internasional bersama Timnas Vietnam.
Bahkan, Doan Van Hau pernah menjadi musuh publik Indonesia karena permainannya yang cenderung kasar.
Di akun instagram pribadi Doan Van Hau sendiri saat ini terdapat sejumlah komentar fans sepakbola tanah air yang memintanya menuju Indonesia.
"Hello mister hau. come to Indonesia and you will know how real Indonesian football is...
you will be loved by a group of supporters of the team you defend ..,I dare to speak because this is very fact. good night and full of love to you" komentar akun @arioputrahermawan.
Jika diartikan kira-kira bermakna "Halo tuan hau. datanglah ke indonesia dan anda akan tahu bagaimana sebenarnya sepak bola indonesia.
Berita Terkait
-
Skema Runner Up, Shin Tae Yong Disebut Wajib Lolos Babak Grup Piala Asia
-
JDT Diminta Gabung Liga Indonesia, Persija Pernah Bantai Klub Jordi Amat Johor Darul Tazim
-
Raksasa Korea Ulsan Hyundai Jajal Kemampuan Asnawi Mangkualam, Batu Loncatan Naik Kasta
-
Kapten Muangthong United Bisa Digaet Persib Bandung Cuma-Cuma, Luis Milla Ketahui Kelemahan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km